Bukan Sekadar “Oke”, Ternyata Ini Asal-Usul Kata “OK”

Rabu 30-09-2026,19:25 WIB
Reporter : MG – Neza Indira Ajeng Pratiwi
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM — Kata “OK” menjadi salah satu ungkapan yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dua huruf tersebut biasanya dipakai untuk menyatakan persetujuan, menandakan sesuatu sudah beres, atau sekadar memberikan respons singkat.

Namun, di balik penggunaannya yang sederhana, kata “OK” ternyata memiliki sejarah panjang. Asal-usulnya bahkan berkaitan dengan tren permainan kata dan singkatan yang berkembang di Amerika Serikat pada abad ke-19.

Salah satu teori yang paling banyak diterima menyebutkan bahwa “OK” pertama kali muncul dalam surat kabar Boston Morning Post pada 1839. Saat itu, “OK” digunakan sebagai bentuk singkatan dari “oll korrect”, sebuah ejaan yang sengaja dibuat salah dari frasa “all correct” yang berarti “semuanya benar”.

Penggunaan singkatan dengan ejaan yang tidak biasa tersebut merupakan bagian dari tren permainan bahasa yang populer di kalangan surat kabar Amerika pada masa itu. Meski awalnya hanya digunakan sebagai lelucon, istilah “OK” kemudian terus digunakan dan perlahan menyebar dalam kehidupan sehari-hari.

Popularitasnya semakin berkembang pada 1840 ketika “OK” juga dikaitkan dengan Martin Van Buren, Presiden Amerika Serikat ke-8. Van Buren memiliki julukan “Old Kinderhook” karena berasal dari Kinderhook, New York. Para pendukungnya kemudian membentuk “OK Club” sebagai bagian dari kampanye politiknya.

Seiring waktu, penggunaan “OK” semakin meluas hingga menjadi ungkapan yang dikenal secara global. Maknanya pun berkembang sesuai konteks, mulai dari menyatakan persetujuan, memastikan sesuatu baik-baik saja, hingga menjadi respons singkat dalam percakapan.

Meski teori “oll korrect” menjadi salah satu penjelasan yang paling kuat secara historis, asal-usul “OK” sebenarnya masih menjadi bahan perdebatan. Sejumlah teori lain pernah mengaitkannya dengan berbagai bahasa dan istilah, tetapi bukti sejarah yang mendukungnya tidak sekuat temuan mengenai penggunaannya dalam surat kabar Amerika pada 1839.

Dalam bahasa Indonesia, bentuk “oke” juga telah menjadi bagian dari penggunaan bahasa sehari-hari. Kata tersebut tercantum dalam KBBI dan digunakan untuk menyatakan persetujuan atau sesuatu yang dianggap baik, beres, maupun tidak bermasalah.

Dari sebuah singkatan yang awalnya muncul sebagai permainan bahasa, “OK” akhirnya berubah menjadi ungkapan universal yang digunakan dalam berbagai bahasa dan situasi. Dua huruf sederhana ini pun menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah kata dapat berkembang dan bertahan selama hampir d

ua abad.

Kategori :