Asal Usul Nama Sego Kucing yang Bikin Penasaran

Senin 21-09-2026,19:41 WIB
Reporter : MG - Revina Yuliani
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM – Bagi masyarakat yang sering menikmati makanan di angkringan, istilah sego kucing tentu sudah tidak asing. Makanan ini biasanya berupa nasi putih dalam porsi kecil yang dibungkus dengan daun pisang atau kertas, kemudian dilengkapi lauk sederhana seperti sambal, ikan teri, atau oseng.

Hal yang membuat makanan ini menarik bukan hanya porsinya, tetapi juga namanya. Jika diterjemahkan dari bahasa Jawa, “sego” berarti nasi, sedangkan “kucing” berarti hewan kucing. Lantas, mengapa nasi tersebut diberi nama sego kucing?

Nama tersebut umumnya dikaitkan dengan porsinya yang sangat kecil. Penyajiannya dianggap menyerupai jumlah makanan yang biasa diberikan kepada kucing, sehingga masyarakat kemudian mengenalnya dengan sebutan sego kucing.

Namun, sego kucing sebenarnya bukan makanan untuk kucing. Istilah tersebut lebih menggambarkan ukuran nasi yang disajikan. Porsinya yang kecil juga membuat makanan ini cocok disantap bersama lauk atau beberapa menu lain di angkringan.

Sego kucing kemudian menjadi salah satu makanan yang identik dengan angkringan, terutama di wilayah Yogyakarta, Solo, dan Jawa Tengah. Harganya yang relatif terjangkau serta pilihan lauk yang beragam membuat makanan ini populer di kalangan masyarakat.

Menariknya, meskipun memiliki nama yang sederhana dan terdengar unik, sego kucing justru menjadi bagian dari budaya kuliner angkringan. Penyajiannya yang praktis juga membuat orang dapat menikmati beberapa jenis makanan dalam satu kali kunjungan.

Seiring berkembangnya angkringan, isi sego kucing pun semakin beragam. Tidak hanya nasi dengan teri atau sambal, beberapa tempat menawarkan lauk seperti ayam, telur, tempe, tahu, hingga berbagai jenis oseng.

Nama sego kucing akhirnya menjadi salah satu contoh bagaimana istilah sederhana dalam kuliner dapat memiliki cerita dan ciri khas tersendiri.

Kategori :