Karhutla Meluas di Kalimantan, 518 Hotspot Terdeteksi dalam Sehari

Kamis 20-08-2026,18:48 WIB
Reporter : MG - DWI ASTUTI
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan kembali menjadi perhatian. Kepulan asap mulai muncul di beberapa daerah seiring meningkatnya titik panas, sementara pemerintah memperkuat penanganan untuk mencegah kebakaran meluas.

Kementerian Kehutanan mencatat peningkatan cukup tajam pada titik panas berkepercayaan tinggi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Pada 19 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 518 hotspot di tiga provinsi tersebut.

Jumlah itu terdiri dari 259 titik di Kalimantan Barat, 242 titik di Kalimantan Tengah dan 17 titik di Kalimantan Selatan. Angka tersebut meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 109 titik.

Kondisi tersebut turut berdampak terhadap masyarakat. Kabut asap dilaporkan mulai mengganggu kualitas udara, aktivitas sekolah hingga penerbangan di sejumlah wilayah Kalimantan. Di Kalimantan Selatan, asap bahkan telah mencapai Banjarmasin.

Pemerintah kini memperkuat operasi terpadu dengan melibatkan Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan hingga masyarakat. Pemadaman dilakukan melalui penanganan darat dan dukungan operasi udara.

Sebelumnya, pemerintah juga telah mengingatkan bahwa karhutla tahun ini perlu mendapat perhatian serius. Hingga Juli 2026, luas kebakaran di Indonesia tercatat sekitar 202.004 hektare.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap waspada terhadap perubahan kualitas udara. Aktivitas di luar ruangan juga perlu disesuaikan apabila kondisi asap semakin pekat.

Penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada pemadaman ketika api sudah membesar. Pemantauan titik panas, pencegahan sejak dini dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko kebakaran kembali meluas.

Kategori :