RADARTVNEWS.COM - Awalnya hanya percakapan biasa di aplikasi kencan. Pelaku terlihat ramah, perhatian, dan selalu hadir untuk mendengarkan cerita korban. Hubungan yang terjalin secara daring itu kemudian berkembang menjadi kedekatan emosional.
Namun, setelah kepercayaan terbentuk, pelaku mulai meminta bantuan uang dengan berbagai alasan. Saat itulah korban menyadari bahwa hubungan yang dijalaninya ternyata merupakan sebuah penipuan.
Modus tersebut dikenal sebagai romance scam, salah satu bentuk kejahatan siber yang memanfaatkan hubungan asmara untuk memperoleh keuntungan finansial. Seiring meningkatnya penggunaan aplikasi kencan atau dating app, kasus penipuan semacam ini juga menjadi perhatian karena dapat menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.
Ketika Hubungan Romantis Menjadi Alat Penipuan
Berbeda dengan penipuan online pada umumnya yang berlangsung cepat, romance scam sering kali dilakukan secara bertahap. Pelaku akan membangun kedekatan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk mendapatkan kepercayaan korban.
Mereka biasanya menggunakan identitas palsu dan foto yang diambil dari akun orang lain. Tidak jarang pelaku mengaku bekerja sebagai tentara, dokter, pilot, pekerja perusahaan internasional, atau profesi lain yang dianggap meyakinkan.
Setelah hubungan terasa cukup dekat, pelaku mulai menyampaikan berbagai masalah yang membutuhkan bantuan dana. Ada yang mengaku mengalami keadaan darurat, membutuhkan biaya perjalanan untuk bertemu korban, atau menawarkan peluang investasi yang diklaim menguntungkan.
Tidak sedikit korban yang baru menyadari penipuan setelah mengirim uang berkali-kali selama berbulan-bulan. Dalam sejumlah kasus, kerugian yang dialami bahkan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah sebelum pelaku akhirnya menghilang tanpa jejak.
BACA JUGA:Kasus Penipuan Online Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada Modus Baru di Media Sosial
Mengapa Banyak Orang Menjadi Korban?
Salah satu alasan utama adalah karena romance scam tidak hanya menyasar rekening bank, tetapi juga emosi korban.
Pelaku umumnya memahami cara membangun hubungan dan menciptakan rasa kedekatan. Mereka memberikan perhatian secara konsisten, menunjukkan empati, dan membuat korban merasa dihargai. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang lebih mudah mempercayai lawan bicaranya dibanding ketika berhadapan dengan modus penipuan biasa.
Para pelaku juga sering memanfaatkan rasa kesepian atau keinginan korban untuk menemukan pasangan. Akibatnya, tanda-tanda penipuan yang sebenarnya cukup jelas terkadang diabaikan karena faktor emosional.
Kenali Tanda-Tanda Romance Scam
Meski setiap kasus berbeda, ada beberapa pola yang sering ditemukan dalam romance scam: