RADARTVNEWS.COM - Federasi Serikat Buruh Perkebunan Indonesia (FSBPI) yang terafiliasi dengan Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Wilayah Sumatera Selatan mendeklarasikan basis baru serikat buruh anggota SBA Kebun Bambu Kuning PT Wilmar International Plantation Region Dua Palembang, Minggu (17/5).
Deklarasi tersebut menjadi bagian dari penguatan konsolidasi buruh perkebunan di tengah perhatian terhadap persoalan pengupahan, hak normatif pekerja, hingga kondisi ekonomi yang dinilai semakin memengaruhi kehidupan buruh. Kegiatan itu dihadiri pengurus pusat KASBI, pengurus federasi tingkat daerah, serta organisasi petani Forum Komunitas Petani Bersama (FKPB). Dalam agenda tersebut, pengurus FSBPI menekankan pentingnya membangun kekuatan organisasi buruh sebagai sarana perjuangan pekerja secara kolektif. Ketua Umum FSBPI, Thomas Untung Ribut mengatakan keberadaan serikat buruh menjadi alat perjuangan yang sah secara hukum dalam menghadapi berbagai persoalan hubungan industrial antara pekerja dan perusahaan. Menurut dia, organisasi serikat juga dapat menjadi ruang belajar dan diskusi bersama bagi anggota maupun keluarga buruh dalam mencari solusi terhadap persoalan ketenagakerjaan dan sosial ekonomi pekerja. “Keuntungan berserikat adalah buruh memiliki alat perjuangan yang legal secara hukum untuk memperjuangkan hak-haknya ketika terjadi perselisihan hubungan industrial,” kata Thomas. Dalam kesempatan itu, Thomas juga menyoroti kondisi kaum buruh yang dinilai menghadapi tekanan di berbagai sektor. Ia menyebut persoalan pengupahan masih menjadi perhatian utama karena belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan hidup layak sebagaimana amanat UUD 1945. Selain itu, ia menilai masih terdapat hak normatif pekerja yang belum dijalankan secara optimal oleh sejumlah perusahaan dan pabrik. Kondisi tersebut juga dipengaruhi tekanan ekonomi dan kenaikan inflasi yang membuat kebutuhan keluarga pekerja semakin meningkat. “Pertumbuhan ekonomi yang memburuk dan kenaikan inflasi membuat gaji buruh jauh dari kata layak untuk mencukupi kebutuhan keluarga,” ujar dia. Thomas mengajak seluruh anggota serikat untuk tetap solid dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja. Ia menegaskan pentingnya membangun persatuan kolektif agar perlindungan hak-hak buruh dapat semakin kuat melalui organisasi serikat. Melalui deklarasi basis baru tersebut, FSBPI berharap kesadaran kolektif pekerja sektor perkebunan terus tumbuh sehingga perjuangan kesejahteraan buruh dapat diperkuat secara bersama.(*)FSBPI Bentuk Basis Baru Buruh Perkebunan, Perkuat Solidaritas Pekerja
Selasa 19-05-2026,20:04 WIB
Reporter : MG Fanny Rizky Ardany
Editor : Jefri Ardi
Kategori :
Terkait
Selasa 19-05-2026,20:04 WIB
FSBPI Bentuk Basis Baru Buruh Perkebunan, Perkuat Solidaritas Pekerja
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,15:39 WIB
Sering Dikonsumsi Masyarakat, Singkong Ternyata Mengandung Racun Alami
Sabtu 07-11-2026,22:20 WIB
Lagi Haid, Boleh Minum Soda? Ini Alasan Sebaiknya Dihindari
Sabtu 07-11-2026,15:44 WIB
Semeru Erupsi, Penambang Pasir di Lumajang Berlarian Selamatkan Diri
Sabtu 07-11-2026,15:24 WIB
Ubah Sampah Jadi Saldo Rekening, BTN Hadirkan Inovasi Waste Station di Banyumas
Sabtu 07-11-2026,22:14 WIB
Sering Dibuang, Ternyata Biji Pepaya Punya 8 Manfaat bagi Kesehatan Tubuh
Terkini
Minggu 08-11-2026,06:41 WIB
Berdarah Indonesia, Alvin Tedjo Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga, Kanada, Kalahkan Petahana dan Mantan Wali
Minggu 08-11-2026,06:36 WIB
Jisung NCT Jadi Polisi Lalu Lintas “Idol” di Crash 2, Ini First Look Perannya sebagai Ji Dae Se
Sabtu 07-11-2026,23:58 WIB
Fakta di Balik Cokelat yang Berbahaya bagi Anjing dan Kucing, Jangan Sembarangan Memberikannya
Sabtu 07-11-2026,22:20 WIB
Lagi Haid, Boleh Minum Soda? Ini Alasan Sebaiknya Dihindari
Sabtu 07-11-2026,22:14 WIB