Menteri PKP Maruarar Tinjau Program Bedah Rumah BSPS di Lampung Selatan, Prioritaskan Warga Miskin

Jumat 08-05-2026,19:21 WIB
Reporter : MG M. Rivaldo Putra
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja ke Desa Lematang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis malam 7 Mei 2026, untuk meninjau langsung rumah warga yang akan menerima bantuan program bedah rumah melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Dalam agenda tersebut, Menteri Maruarar turut didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela. Ketiganya menyambangi rumah-rumah warga sambil berdialog mengenai kondisi tempat tinggal, keadaan ekonomi keluarga, hingga kebutuhan mendesak yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diberikan kepada warga yang membutuhkan dan kondisi rumah yang diperbaiki memang layak mendapatkan prioritas. Selain melihat bangunan rumah, rombongan juga memperhatikan kondisi lingkungan sekitar sebagai bagian dari penilaian kelayakan penerima bantuan.

Program BSPS sendiri merupakan salah satu program pemerintah pusat yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memperbaiki rumah tidak layak huni secara swadaya dengan dukungan dana bantuan dan semangat gotong royong masyarakat.

Dalam keterangannya, Menteri Maruarar menekankan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program agar bantuan tidak salah sasaran. Ia meminta masyarakat ikut terlibat aktif mengawasi proses penyaluran bantuan, termasuk dalam menentukan warga yang paling layak menerima program bedah rumah.

Menurutnya, proses penentuan penerima bantuan sebaiknya dilakukan melalui musyawarah bersama warga setempat dengan memprioritaskan masyarakat lanjut usia, keluarga kurang mampu, maupun warga dengan kondisi kesehatan yang memprihatinkan.

Selain melakukan pengecekan lapangan, Menteri PKP juga mengikuti monitoring secara daring bersama tenaga fasilitator program BSPS dari seluruh wilayah Sumatera. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target dan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.

Pada tahun 2026, Kementerian PKP menargetkan pembangunan dan perbaikan sebanyak 60 ribu rumah di 10 provinsi Pulau Sumatera. Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah dengan alokasi terbesar, yakni mencapai 9.382 unit rumah yang tersebar di 15 kabupaten dan kota.

Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 2.390 unit. Pemerintah Provinsi Lampung menyambut positif peningkatan kuota tersebut karena diyakini mampu membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, sehat, dan aman untuk ditempati.

Pemprov Lampung juga menyatakan siap memperkuat koordinasi bersama Kementerian PKP, Badan Pusat Statistik, serta pihak terkait lainnya agar pelaksanaan program BSPS dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (*)

Kategori :