Karena jika busi tidak dapat menahan panas mesin, pembakaran akan terganggu dan bahkan terjadi misfire (pembakaran terjadi tidak sesuai dengan timing) atau bahan bakar gagal terbakar yang menyebabkan mesin menjadi brebet.
Untuk kendaraan yang memiliki silinder lebih dari 1, jika ingin melakukan penggantian busi maka harus disesuaikan dengan jumlah silinder. Misalnya, kendaraan 4 silinder membutuhkan 4 busi, 8 silinder membutuhkan 8 busi, begitupun seterusnya.
selain itu perlu diperhatikan pada kendaraan yang memiliki sistem dual spark plug (dua busi), karena untuk setiap silindernya membutuhkan 2 busi untuk kendaraan tersebut bisa berjalan optimal.
Dengan memahami jenis-jenis busi dan perbedaannya, pemilik kendaraan dapat lebih bijak dalam melakukan perawatan. Perawatan sederhana seperti mengganti busi secara berkala dapat memberikan dampak besar terhadap kinerja dan keawetan mesin kendaraan. (*)