RADARTVNEWS.COM - Harga memori komputer generasi terbaru, DDR5, diproyeksikan mengalami kenaikan hingga 10–15 persen pada awal kuartal II 2026. Proyeksi ini muncul seiring meningkatnya permintaan global dari sektor kecerdasan buatan (AI) dan pusat data (data center), yang kini menyerap sebagian besar produksi memori dunia.
Sejumlah analis industri menilai, kondisi ini menandai pergeseran prioritas dalam rantai pasok semikonduktor dari pasar konsumen ke kebutuhan komputasi skala besar.
Permintaan AI Dorong Perubahan Arah Industri
Lonjakan pengembangan AI generatif dan komputasi awan dalam beberapa waktu terakhir membuat perusahaan teknologi global seperti Google, Microsoft, dan Meta meningkatkan investasi pada infrastruktur server berperforma tinggi.
Di sisi lain, produsen memori utama seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron Technology mulai mengalihkan kapasitas produksi mereka ke segmen enterprise, khususnya untuk kebutuhan AI dan data center.
Akibatnya, pasokan DDR5 untuk pasar konsumen termasuk PC rakitan dan laptop menjadi lebih terbatas dibandingkan awal tahun.
Harga Mulai Naik, Tren Diperkirakan Berlanjut
Berdasarkan pantauan distribusi global dan pasar ritel, harga DDR5 mulai menunjukkan tren kenaikan sejak Maret 2026 setelah periode stabil pada Januari–Februari.
- Modul DDR5 16GB yang sebelumnya berada di kisaran Rp1,2–1,5 juta
- Kini bergerak naik ke rentang Rp1,7–2 juta, tergantung merek dan kecepatan
Sejumlah distributor juga melaporkan adanya penyesuaian harga lanjutan yang kemungkinan terjadi secara bertahap hingga pertengahan tahun.
DDR5: Kinerja Tinggi, Tekanan Harga Ikut Tinggi
Sebagai penerus DDR4, DDR5 menawarkan peningkatan performa yang signifikan, antara lain:
- Kecepatan dasar mulai 4800 MT/s hingga lebih dari 8000 MT/s
- Efisiensi daya lebih baik dengan tegangan sekitar 1,1V
- Bandwidth lebih besar untuk beban kerja berat seperti AI dan multitasking
- Dukungan kapasitas modul yang lebih tinggi
Namun, untuk penggunaan umum seperti gaming dan aktivitas harian, peningkatan performa dari kecepatan tinggi belum selalu memberikan dampak signifikan secara nyata.
Dampak ke Pasar Konsumen
Kenaikan harga DDR5 mulai memberikan efek berantai pada industri perangkat keras:
1. Harga PC dan Laptop Berpotensi Naik