RADARTVNEWS.COM - Insiden ban mobil pecah saat berkendara merupakan salah satu kondisi darurat yang bisa terjadi kapan saja di jalan raya. Situasi ini kerap membuat pengemudi panik karena kendaraan bisa tiba-tiba kehilangan stabilitas, terutama ketika melaju dalam kecepatan tinggi.
Dampak dari pecah ban pun beragam. Dalam beberapa kasus, kendaraan dapat kehilangan kendali hingga keluar jalur, masuk ke selokan, menabrak pembatas jalan, bahkan terguling.
Namun, jika pengemudi mampu mengambil tindakan yang tepat, risiko kecelakaan serius sebenarnya masih bisa diminimalkan.
Kunci utama saat menghadapi kondisi ini adalah tetap tenang dan lakukan langkah berikut ini :
- Segera Aktifkan Lampu Hazard
Langkah pertama yang harus dilakukan ketika ban mobil pecah adalah menyalakan lampu hazard. Lampu ini berfungsi sebagai tanda peringatan kepada pengendara lain bahwa kendaraan sedang mengalami kondisi darurat.
Dengan menyalakan hazard, pengemudi di belakang dapat mengantisipasi situasi dan menjaga jarak aman sehingga potensi kecelakaan beruntun bisa dihindari.
- Jaga Arah Mobil Tetap Lurus
Setelah ban pecah, mobil biasanya akan cenderung tertarik ke arah ban yang rusak. Hal ini terjadi karena distribusi traksi pada roda menjadi tidak seimbang.
Pengemudi perlu mempertahankan arah kendaraan tetap lurus sambil melepaskan kaki dari pedal gas secara perlahan. Hindari langsung menginjak rem secara keras karena hal ini dapat memindahkan beban kendaraan ke roda depan dan memperparah kondisi.
BACA JUGA: Cairan Anti Bocor Ban Tubeless, Benarkah Efektif Lindungi Ban dari Paku?
- Gunakan Teknik Counter Steering
Untuk menjaga mobil tetap stabil, pengemudi dapat melakukan teknik counter steering, yaitu mengoreksi arah setir secara halus ke arah berlawanan dari tarikan kendaraan.
Sebagai contoh, jika ban depan kanan pecah, biasanya setir akan terasa tertarik kuat ke arah kanan. Dalam kondisi tersebut, pengemudi perlu mengoreksi arah setir sedikit ke kiri agar kendaraan tetap berada di jalurnya.
Teknik ini harus dilakukan secara halus dan terkontrol, bukan dengan membanting setir secara mendadak.