RADARTVNEWS.COM - Kondisi akses jalan yang menghubungkan Kampung Rantau Temiang menuju Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, terlihat mengalami kerusakan di sejumlah titik. Permukaan jalan pada beberapa bagian tampak tidak lagi dilapisi aspal secara utuh dan dipenuhi batu serta kerikil yang tersebar di badan jalan.
Berdasarkan dokumentasi kondisi jalan di lokasi tersebut, lapisan aspal terlihat telah terkelupas sehingga menyisakan material dasar berupa batu dan kerikil. Pada beberapa bagian juga tampak lubang di badan jalan yang berpotensi menampung genangan air ketika hujan turun, hingga menyerupai “kolam” kecil di tengah jalan.
Kerusakan tersebut membuat pengendara yang melintas harus memperlambat laju kendaraan agar tetap aman. Jalan yang berada di kawasan perkebunan ini masih digunakan oleh masyarakat sebagai salah satu akses penghubung menuju wilayah Kecamatan Banjit.
Selain lubang pada badan jalan, sebagian permukaan juga terlihat retak dan tidak rata. Kondisi ini membuat kendaraan, terutama roda dua, harus lebih berhati-hati ketika melintas untuk menghindari risiko tergelincir.
Ruas jalan tersebut diketahui menjadi jalur yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas, termasuk menuju pusat kecamatan maupun mengangkut hasil perkebunan dari wilayah sekitar.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah agar jalan penghubung tersebut dapat diperbaiki sehingga aktivitas transportasi warga menjadi lebih aman dan lancar.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui instansi teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diharapkan dapat meninjau kondisi jalan tersebut untuk mengetahui tingkat kerusakan serta kemungkinan langkah penanganan yang diperlukan.
Jalan utama Rantau Temiang
Kondisi jalan penghubung Kampung Rantau Temiang menuju Kecamatan Banjit yang terlihat rusak dengan lapisan aspal terkelupas dan batu berserakan.
Sejumlah titik jalan penghubung Rantau Temiang menuju Banjit terlihat tidak rata dan berlubang sehingga pengendara harus berhati-hati saat melintas.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apakah ruas jalan penghubung Rantau Temiang menuju Banjit tersebut telah masuk dalam program perbaikan infrastruktur daerah. Informasi terkait rencana perbaikan masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait. (*)
BACA JUGA:Bendungan Bawah Rantau Temiang Banjit, Tempat Warga Berkumpul Saat Tahun Baru dan Lebaran Haji