Ternyata Ini Teman Dekat yang Bisa Jadi Bumerang

Jumat 27-02-2026,20:57 WIB
Reporter : Preygha Daffrenza Riyu Pahroni
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM -  Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern, khususnya generasi muda. 

 

Dari bangun tidur hingga menjelang tidur kembali, banyak orang menghabiskan waktunya untuk scrolling, membalas pesan, atau sekadar melihat update terbaru. 

 

Di balik kemudahan tersebut, media sosial menyimpan dua sisi yang saling bertolak belakang: manfaat besar sekaligus risiko yang tidak bisa dianggap sepele.

 

Di sisi positif, media sosial membuka akses informasi yang sangat luas. Berita, edukasi, dan pengetahuan kini dapat diperoleh hanya dalam hitungan detik. 

 

Banyak pelajar dan mahasiswa memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berbagi materi, hingga mengikuti diskusi publik. Selain itu, media sosial juga menjadi wadah kreativitas. Konten kreator muda bermunculan, menyalurkan bakat di bidang seni, edukasi, hingga kewirausahaan digital.

 

Tak hanya itu, media sosial juga berperan penting dalam membangun relasi. Jarak bukan lagi penghalang untuk berkomunikasi. Keluarga, teman lama, hingga komunitas dengan minat yang sama dapat terhubung dengan mudah. Bahkan, bagi pelaku usaha kecil, media sosial menjadi alat promosi yang efektif dan murah untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

 

Namun, di balik manfaat tersebut, ada sisi gelap yang patut diwaspadai. Salah satu dampak negatif paling sering dirasakan adalah gangguan kesehatan mental. Tekanan untuk tampil sempurna, budaya membandingkan diri, serta konten flexing membuat sebagian pengguna merasa tidak cukup baik. Hal ini memicu rasa cemas, rendah diri, hingga stres berkepanjangan.

 

Selain itu, kecanduan media sosial menjadi masalah serius. Tanpa disadari, waktu berjam-jam habis hanya untuk scrolling tanpa tujuan. Produktivitas menurun, jam tidur terganggu, dan interaksi di dunia nyata semakin berkurang. Tidak sedikit pula pengguna yang terjebak dalam penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konten negatif akibat kurangnya literasi digital.

Kategori :