RADARTVNEWS.COM - Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mengusulkan pembentukan lembaga khusus bersifat ad hoc yang secara langsung menangani program reforma agraria di Indonesia.
Gagasan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal KPA, Dewi Kartika, dalam audiensi bersama pimpinan DPR RI di Komisi XIII pada 24 September 2025. Dewi Kartika menilai bahwa lembaga saat ini, seperti Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), belum menunjukkan efektivitas yang signifikan. BACA JUGA:Komisi XI DPR Tetapkan Anggito Abimanyu Jadi Ketua DK LPS 2025–2030 Menurutnya, banyak inisiatif hanya berhenti di tingkat pertemuan tanpa melibatkan langsung masyarakat terdampak seperti petani, nelayan, atau organisasi masyarakat sipil (CSO). Sejak era pemerintahan Presiden Megawati, SBY hingga Jokowi, ide pembentukan lembaga serupa sudah pernah diutarakan namun selalu ditolak. Hingga Dewi mengingatkan bahwa konflik agraria di Indonesia bersifat lintas sektoral menyangkut kehutanan, pertambangan, tata ruang yang tidak bisa diselesaikan oleh satu kementerian saja. KPA mengusulkan lembaga ad hoc ini berada langsung di bawah kendali Presiden Prabowo Subianto, agar tak sekadar menjadi entitas birokratik biasa. Dengan demikian, lembaga dapat mengawasi progres reforma agraria secara lebih terfokus dan berorientasi hasil. Dewi memilih struktur pelaksana yang memiliki otoritas tinggi agar tidak dipengaruhi kepentingan kementerian tertentu seperti Kemenko Ekonomi yang seringkali fokus pada investasi berskala besar. BACA JUGA:Demo Hari Tani di Depan DPR, Lalin Jalan Gatot Subroto dan Tol Dalam Kota Direkayasa Dewi juga menyoroti absennya kerangka waktu (time frame) yang jelas dalam pelaksanaan reforma agraria. Ia mencontohkan, tidak ada target waktu untuk redistribusi lahan 9 juta hektare sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pokok Agraria. Lembaga ad hoc diharapkan bisa menetapkan target dan memonitor pencapaian secara berkala. Konflik agraria yang belum terselesaikan menyebabkan banyak petani, nelayan, bahkan masyarakat adat kehilangan akses atas tanah yang telah mereka kelola turun-temurun. KPA mencatat lebih dari 200 konflik agraria yang menimbulkan kekerasan hingga korban jiwa. Tanpa lembaga penanggungjawab khusus yang memiliki wewenang langsung, potensi pelanggaran hak atas tanah sulit tertangani tuntas. Usulan KPA untuk membentuk lembaga ad hoc reforma agraria merupakan respons terhadap mandeknya implementasi reforma agraria di Indonesia. Dengan dibentuknya badan pelaksana yang dipimpin langsung oleh Presiden dan memiliki tenggat waktu yang jelas, diharapkan isu agraria dapat diselesaikan secara lebih serius dan terstruktur. Dukungan DPR melalui pembentukan Pansus juga menandai niat politis untuk mengawal reformasi yang telah tertunda.KPA Usulkan Lembaga Ad Hoc Dorong Reforma Agraria
Rabu 24-09-2025,19:39 WIB
Reporter : MG Alfi Sahrin
Editor : Jefri Ardi
Kategori :
Terkait
Kamis 26-02-2026,16:55 WIB
Lagi Cari Dessert Ramadan? Dubai Chewy Cookie Bisa Jadi Pilihan!
Selasa 20-01-2026,15:12 WIB
Viral! Kades Di Lampung Disebut Mirip Presiden Prabowo, Warganet Auto Salah Fokus
Rabu 14-01-2026,15:26 WIB
Live Tiktok Jadi Peluang Baru Menghasilkan Cuan Di Era Digital
Senin 12-01-2026,17:21 WIB
Saburai Compound Space, Katanya sih Blok M nya Bandar Lampung, Emang Iya?
Rabu 31-12-2025,20:43 WIB
Video Selebgram Derina Libatkan Menteri Bahlil, Warganet Ramai Berspekulasi
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,16:15 WIB
Ghost in the Cell siap tayang 16 April 2026, hadirkan cerita mencekam dari balik penjara
Selasa 07-04-2026,22:20 WIB
Gen-Z Mulai Memilih Nikah di KUA, Bukan Karena Tak Mampu tapi Karena Lebih Realistis!
Selasa 07-04-2026,15:51 WIB
Mobil Cepat Kusam? Ini Tips Waktu Cuci Mobil yang Benar
Selasa 07-04-2026,21:27 WIB
Peringatan! Miliaran HP Android Kini di Ujung Risiko, Serangan Siber 2026 Mengintai Diam-Diam
Selasa 07-04-2026,13:07 WIB
Harga Emas Antam 7 April 2026, Turun Rp 27 Ribu Per Gram
Terkini
Selasa 07-04-2026,22:26 WIB
5 Kondisi Kesehatan yang Sebaiknya Tak Asal Konsumsi Alpukat!
Selasa 07-04-2026,22:20 WIB
Gen-Z Mulai Memilih Nikah di KUA, Bukan Karena Tak Mampu tapi Karena Lebih Realistis!
Selasa 07-04-2026,22:13 WIB
Aksi Mahasiswa Lampung Hadirkan Kristomei Sianturi di DPRD Lampung
Selasa 07-04-2026,22:01 WIB
Kecuali Praktikum, Mendiktisaintek Tetapkan Mahasiswa Kuliah Jarak Jauh
Selasa 07-04-2026,21:44 WIB