"'Kalah' Aftershine: Saat Masa Lalu Lebih Kuat dari Cinta Baru"

Senin 25-08-2025,19:17 WIB
Reporter : MG - Camellia Sekar Wangi
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM - Grup musik Aftershine kembali menghadirkan karya yang penuh makna lewat lagu berjudul “Kalah”. Lagu ini menjadi salah satu karya yang paling menyentuh hati karena liriknya menggambarkan perasaan seseorang yang harus menerima kenyataan pahit: cintanya tidak cukup kuat untuk mengalahkan bayang-bayang masa lalu pasangannya.  Lagu “Kalah” dari Aftershine bukanlah lagu solo semata, melainkan sebuah duet yang dinyanyikan bersama penyanyi lain. Versi pertama dirilis featuring Restianade pada November 2023.

Sejak awal, lirik lagu ini sudah membawa pendengar pada suasana emosional yang dalam. Bait “Apa ora kelingan wingi nggenggem tanganku? Curhat tentang mantanmu, ning saiki malah ninggal aku” menegaskan rasa kecewa sekaligus ironi. Dulu, tokoh dalam lagu menjadi tempat bersandar dan curhat, tetapi kini justru ditinggalkan demi orang yang pernah disesali. Perasaan dikhianati begitu terasa, seolah semua pengorbanan yang sudah dilakukan tak ada artinya.

Makna utama lagu ini terletak pada pengakuan bahwa cinta yang tulus ternyata tidak selalu berakhir indah. Potongan lirik “Wis tak korbanke wektuku, iseh wae kalah karo mantanmu” menjadi simbol kekalahan cinta yang baru dibandingkan dengan masa lalu. Meskipun sudah berusaha menemani, mendampingi, dan memberikan yang terbaik, semua itu tetap tidak bisa menggantikan sosok mantan yang masih membekas di hati pasangan.

BACA JUGA:Raim Laode & Aruma Satukan Suara untuk Ceritakan Luka di

Secara musikal, “Kalah” dikemas dengan nuansa syahdu yang memperkuat pesan dalam lirik. Perpaduan melodi pop dan sentuhan akustik membuat lagu ini terasa intim, seolah-olah Aftershine ingin berbicara langsung kepada setiap pendengar yang pernah mengalami kegagalan serupa. Musik yang lembut itu berhasil membawa emosi pendengar menyatu dengan kisah dalam lagu, sehingga banyak orang merasa terhubung.

Selain mengisahkan kekecewaan, “Kalah” juga mengandung makna reflektif. Pada bait “Ngapurane, Sayangku, sing menang tetep masa laluku”, tokoh dalam lagu menyampaikan kepasrahan. Ada kesadaran bahwa sebesar apa pun usaha seseorang, jika hati pasangan masih tertambat pada masa lalunya, maka cinta baru itu tetap kalah. Bagian ini bukan hanya ungkapan luka, tetapi juga bentuk keikhlasan untuk menerima kenyataan pahit.

Lagu ini juga menyinggung soal pilihan hidup. Kalimat “Kudune awakku sing dadi pilihanmu, nanging tresnaku udu kowe” mencerminkan rasa kecewa mendalam, karena cinta yang tulus seharusnya cukup untuk menjadi alasan dipilih. Namun kenyataan berkata lain: pasangan tetap memilih masa lalunya. Inilah yang membuat “Kalah” terasa begitu dekat dengan realitas banyak orang, terutama mereka yang pernah berjuang dalam hubungan yang tidak seimbang.

Tidak heran, lagu “Kalah” cepat mendapat tempat di hati pendengar. Kisah cinta yang tumbang oleh masa lalu bukan hal asing. Banyak orang pernah berada di posisi yang sama: mencintai dengan tulus, berkorban sepenuh hati, namun akhirnya harus menyerah. Aftershine berhasil menuangkan perasaan itu ke dalam karya musik, sehingga pendengar bukan hanya mendengarkan lagu, tetapi juga merasakan kisahnya.

Lebih jauh, lagu ini juga bisa dimaknai sebagai pengingat. Bahwa cinta tidak bisa dipaksakan, dan terkadang kekalahan justru membuka jalan untuk menemukan cinta yang lebih tepat. Aftershine seolah ingin menegaskan bahwa meski menyakitkan, menerima kekalahan adalah bagian dari perjalanan hidup. Dengan begitu, “Kalah” bukan hanya lagu tentang patah hati, tetapi juga tentang keberanian untuk ikhlas dan melangkah kembali.

Dengan makna yang begitu dalam dan dekat dengan pengalaman banyak orang, “Kalah” semakin memperkuat posisi Aftershine sebagai grup musik yang mampu menghadirkan karya emosional dan jujur. Lagu ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga sahabat bagi siapa pun yang sedang belajar menerima kenyataan bahwa cinta kadang tidak selalu berpihak.

BACA JUGA:Teknik Pernapasan 4-7-8, Cara Praktis Bikin Pikiran Lebih Tenang untuk Remaja

Kategori :