Efek dari Perilisan Game Persona 5: The Phantom X kepada Player Indonesia ?

Rabu 09-07-2025,15:19 WIB
Reporter : MG 08 Eric Kesuma
Editor : Hendarto Setiawan

‎Sebagian pemain pun menuntut agar Atlus atau Perfect World selaku pengembang menyediakan opsi bahasa Inggris atau bahkan Bahasa Indonesia.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi terkait pelokalan tersebut, namun tekanan dari komunitas global bisa menjadi pendorong ke arah sana.

 

‎3. Pengaruh pada Industri Game Lokal

‎Kehadiran game seperti P5X turut memperlihatkan besarnya potensi pasar game mobile premium di Indonesia.

Developer lokal mulai melirik konsep yang sama—menggabungkan gameplay naratif dengan visual gaya anime dan sistem gacha.

Beberapa studio bahkan mulai bereksperimen membuat game dengan formula serupa, meski dalam skala lebih kecil.

‎Ini membuktikan bahwa perilisan game besar dari Jepang dapat memberikan inspirasi desain kepada developer lokal.

Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi mendorong lahirnya game orisinal dari Indonesia yang memiliki kualitas naratif dan estetika sebanding.

BACA JUGA:Cara Menjadi Jurnalis Game Profesional

‎ 4. Efek Sosial dan Budaya

‎Menariknya, banyak pemain muda yang baru mengenal "Persona" lewat P5X juga mulai tertarik pada tema-tema sosial yang diangkat dalam seri ini—seperti kritik terhadap sistem pendidikan, tekanan sosial, dan pembentukan identitas.

Ini membuka ruang diskusi di kalangan gamer mengenai isu-isu kehidupan remaja, terutama dalam konteks budaya urban.

‎Melalui karakter-karakter dalam game, pemain Indonesia merasa bisa “terhubung” secara emosional, meski latar ceritanya berlatar Jepang.

Hal ini menunjukkan bahwa tema universal bisa menembus batas budaya dan bahasa, menjadikan P5X lebih dari sekadar hiburan.

 

Kategori :