radartvnews.com – Penelitian survey DNA gajah Sumatera ini, dilakukan ditaman Wisata Lembah Hijau, yang dihadiri diikuti team peneliti Wildlife Conservation Society atau WCS, forum gajah seIndoesia, serta balai besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Dalam kesempatan ini, team medis dan para peneliti itu melakukan penelitian dari beberapa gajah Sumatera, beberapa sample yang diambil diataranya seperti kotoran dan darah gajah, untuk dilakukan penelitian. Kepala BBTNBBS Timbul Batu Bara mengungkapkan, metode fecial tes DNA pada satwa gajah ini, diklaim mampu mengetahui secara presisi jumlah atau populasi gajah disuatu daerah. Penelitian ini adalah yang pertama dilakukan BBTNBBS dan WCS yang digunakan di Indonesia. Dirinya juga menambahkan, dari hasil data tahun 2014 hingga 2016 populasi gajah Sumatera mengalami penurunan hingga 50 persen, baik dari yang mati baik dari pemburuan. (Leo/Bow)
BBTNBBS Lakukan Penelitian Metode Fecial Tes DNA
Selasa 07-03-2017,08:00 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 06-06-2026,16:33 WIB
Bukan Sekadar Penghilang Kantuk, Tradisi Minum Kopi Berubah Jadi Bagian dari Gaya Hidup Anak Muda
Sabtu 06-06-2026,13:53 WIB
Debut di Usia 17 Tahun, Matthew Baker Cetak Sejarah Bersama Timnas Indonesia
Sabtu 06-06-2026,07:20 WIB
Pentingnya Literasi Keuangan bagi Generasi Muda
Sabtu 06-06-2026,18:41 WIB
Kantor Hukum LHS Mediasi Perkara Truk Towing Angkut Alat Berat Tabrak Mobil & Rumah di Jati Agung
Sabtu 06-06-2026,13:54 WIB
Libur Sekolah Makin Dekat, Orang Tua Mulai Susun Budget dan Cari Destinasi Anak
Terkini
Sabtu 06-06-2026,18:41 WIB
Kantor Hukum LHS Mediasi Perkara Truk Towing Angkut Alat Berat Tabrak Mobil & Rumah di Jati Agung
Sabtu 06-06-2026,16:33 WIB
Bukan Sekadar Penghilang Kantuk, Tradisi Minum Kopi Berubah Jadi Bagian dari Gaya Hidup Anak Muda
Sabtu 06-06-2026,15:40 WIB
Pecinta Drakor Bersiap! Deretan Drama Korea Baru Juni 2026 Siap Ramaikan Layar Streaming
Sabtu 06-06-2026,15:31 WIB
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bersinar di Monaco, Ferrari Kembali Jadi Ancaman?
Sabtu 06-06-2026,13:54 WIB