3. Melatih kesabaran
Ujian mengajarkan kita untuk bersabar dan tidak mudah putus asa. Allah SWT berfirman:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
"Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar," (QS. Al-Baqarah: 155)
4. Introspeksi diri
Musibah dapat menjadi momentum seorang hamba untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Allah SWT berfirman:
وَمَآ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍۗ
"Musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri dan (Allah) memaafkan banyak (kesalahanmu)." (QS. Asy-Syura: 30)
5. Meningkatkan rasa syukur
Ketika menghadapi kesulitan, maka kita akan lebih menghargai nikmat yang telah diberikan Allah SWT selama ini. Rasulullah SAW bersabda:
“Lihatlah orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu, karena yang demikian itu lebih patut, agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu.” (HR Bukhari dan Muslim)
6. Meningkatkan empati dan kepedulian sosial
Ujian dapat membuat seseorang lebih peka terhadap penderitaan orang lain dan mendorong untuk saling membantu. Allah SWT berfirman:
"…..Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya." (QS. Al-Maidah: 2)
BACA JUGA:Perilaku Menyimpang Eksebisionisme : Mahasiswa PTN di Lampung Pamer Alat Kelamin di Minimarket