radartvnews.com – Harga komoditi cabai, disejumlah Pasar Tradisional, Pasir Gintung, Kota Bandar Lampung,masih mengalami kenaikan, meski tidak begitu signifikan. Namun harga cabai terbilang cukup mahal, berkisar 50 hingga 120 ribu rupiah perkilo. Menanggapi hal ini salah satu pedagang, Sarti, menuturkan bahwa saat ini harga komoditi cabai mulai awal tahun masih mahal. Untuk harga cabai merah berkisar 50 ribu rupiah perkilo, cabai kengki 70 ribu rupiah perkilo, dan cabai rawit 120 ribu rupiah perkilo. Hal senanda juga diungkapkan pedagang lainnya, Sadikem menuturkan bahwa harga komoditi cabai dari awal tahun tidak mengalami penurunan yang begitu signifikan. Bahkan harga cabai masih terbilang mahal mencapai 50 hingga 120 ribu rupiah perkilo. Diharapkan Pemerintah mampu memberi kebijakan yang tepat terkait mahalnya harga komoditi cabai dan sejumlah bahan pangan lainnya.(Bow/Ayu)
Harga Komoditi Cabai Tak Kunjung Menurun
Rabu 01-02-2017,10:43 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 18-05-2026,15:05 WIB
Sepatu Putih Menguning? Ini Cara Membersihkan dan Mengembalikan Warnanya Agar Tetap Terlihat Bersih
Senin 18-05-2026,19:12 WIB
Sapi Kurban 1 Ton Asal Bandar Lampung Terpilih Jadi Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026
Senin 18-05-2026,14:06 WIB
Demam Tamiya Bangkit Lagi, Adu Cepat Mini 4WD Kini Jadi Hobi Bergengsi Anak Muda
Senin 18-05-2026,13:24 WIB
Jangan Tunggu Pecah di Jalan! Ini Bahaya Sering Menunda Ganti Ban Mobil
Senin 18-05-2026,14:59 WIB
132.784 Kendaraan Melintas, Libur Panjang Dongkrak Volume Lalu Lintas di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar
Terkini
Senin 18-05-2026,22:13 WIB
Identik dengan Makanan Olahan Hewani, Waspadai akibat Terlalu Banyak Konsumsi Daging saat Idul Adha Nanti
Senin 18-05-2026,19:12 WIB
Sapi Kurban 1 Ton Asal Bandar Lampung Terpilih Jadi Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026
Senin 18-05-2026,19:07 WIB
DPRD Lampung Optimistis Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa dan Serap Tenaga Kerja
Senin 18-05-2026,19:04 WIB
Gubernur Lampung Dorong Obligasi dan Sukuk Daerah untuk Percepat Pembangunan dan Fiskal Mandiri
Senin 18-05-2026,18:59 WIB