HASIL penelitian air minum di Provinsi Lampung oleh Litbangkes Kementerian Kesehatan RI mengejutkan. Ratusan sampel air minum yang dikonsumsi tercemar bakteri koliform. Kadar pencemarannya mencapai 250mpn. Ini memicu penyakit pencernaan dan pernafasan. Menindaklanjuti ini, Dinas Kesehatan akan kembali melakukan uji sampel pada pertengahan 2023 ini. Sanitarian Ahli Madya Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Yuliana mengatakan pengujian dilakukan di 8 Kabupaten Kota dengan 133 Puskesmas menjadi titik sampel survei air minum. Jumlah sampel di tiap kabupaten kota ini berbeda-beda. Untuk Lampung Barat ada 11 Puskesmas sampel, Tanggamus 17 Puskesmas, Lampung Timur 24 Puskesmas. Kemudian, Tulang Bawang 14 Puskesmas, Pringsewu 10 Puskesmas, Bandarlampung 22 Puskesmas, Metro 8 Puskesmas dan Lampung Selatan 27 Puskemas. Masih menurut Yuliana, penelitian Litbangkes Kemenkes ini menggunakan 697 sampel. Lampung merupakan salah satu sampel provinsi di Indonesia untuk dilakukan uji survei kualitas air minum. "Terkait kandungan koliform air minum isi ulang yang bisa mencapai 250 mpn dipicu kebiasaan minum masyarakat saat ini dengan membeli air minum ke depot air minum isi ulang" bebernya.
697 Sampel Air Minum Isi Ulang di Lampung Tercemar
Kamis 15-06-2023,01:06 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-07-2026,01:34 WIB
Geger! 800 Ular Mendadak Lepas dari Penangkaran di China, Warga Ketakutan
Kamis 09-07-2026,23:09 WIB
Area Kerja SEGSS Dipasang Pembatas, Tidak Terlihat Aktivitas Pengeboran
Kamis 09-07-2026,20:03 WIB
Dieng Kembali Membeku Hingga Minus 6 Derajat Celsius, Petani Terancam Gagal Panen
Kamis 09-07-2026,18:16 WIB
Youth Business Camp Siap Cetak Generasi Entrepreneur Muda Lampung
Kamis 09-07-2026,19:21 WIB
Rokok Ilegal Masuk Sistem Legal? DPR Minta Skema Tarif Cukai Dikaji Lebih Matang
Terkini
Jumat 10-07-2026,16:03 WIB
Media Sosial dan Standar Kehidupan Semu yang Membebani Anak Muda
Jumat 10-07-2026,15:46 WIB
Tren Memakai Hair Roller di Ruang Publik Tuai Pro dan Kontra, Gaya Baru atau Kurang Pantas?
Jumat 10-07-2026,15:27 WIB
Bangga! Bola Trionda Buatan Madiun Resmi Digunakan di Piala Dunia 2026
Jumat 10-07-2026,15:26 WIB
Bantah Isu Mundur, Jampidsus Febrie Adriansyah Pastikan Tetap Pimpin Perang Melawan Korupsi
Jumat 10-07-2026,15:23 WIB