BANDARALAMPUNG- Mantan Direktur anak perusahaan PTPN 7 Indah Irwanti yang dalam perkara dugaan korupsi senilai Rp5,7 miliar divonis 7 tahun 6 bulan mengajukan banding. Terdakwa mengajukan banding, karena putusan hakim dianggap masih terlalu berat mengingat terdakwa tidak memiliki niat untuk korupsi memperkaya diri sendiri atau korporasi. Disampaikan penasehat hukum Irwan Apriyanto, terdakwa melakukan banding berdasarkan pendapat majelis hakim di dalam putusannya membahas pasal 10 tentang jangka waktu berjalannya kesepakatan 5 tahun, terhitung saat berlaku tanggal 13 April 2020 sampai 12 April 2025, antara PTPN 7 dan PT KNT tentang sinergi pengawasan dihubungkan dalam dengan pasal 4 ayat 3 tentang kegiatan investigasi. "Dalam kesepakatan tersebut tidak serta merta bisa di laksanakan melakukan audit di tahun 2015 sampai 2020. Sebab ini pelanggaran pasal 281 UUD 45 yang melarang seseorang di jatuhkan hukuman dengan aturan yang berlaku surut," jelas Irwan Apriyanto. Putusan hakim terhadap terdakwa terlalu berat, mengingat terdakwa seorang wanita dan ibu dari 3 orang anak yang masih kecil. Terdapat perhitungan kerugian negara yang sudah di bayar belum terhitung dalam putusan ini. Terdakwa bekerja di PT KNT anak dari perseroan PTPN 7 yang merupakan BUMN ini tidak memiliki niat untuk korupsi memperkaya diri sendiri atau korporasi. "Putusan hakim terhadap terdakwa terlalu berat, mengingat terdakwa seorang wanita dan ibu dari 3 orang anak yang masih kecil. Terdakwa juga tidak memiliki niat untuk korupsi memperkaya diri sendiri atau korporasi," imbuhnya.(lds/san)
Eks Dirut Sub PTPN7 Mengaku Tak Niat Korupsi
Selasa 13-06-2023,21:02 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 27-10-2026,13:56 WIB
Gunung Anak Krakatau Keluarkan Abu Vulkanik, Sebarannya Bergerak ke Dua Arah
Selasa 27-10-2026,12:22 WIB
Dari Jalanan ke Kotak Suara, Gerakan Mahasiswa Serbia Berhasil Kalahkan Partai Penguasa
Selasa 27-10-2026,11:34 WIB
Obama Dukung Abdul El-Sayed dalam pemilu AS dan Sindir Keras Kebijakan Pemerintahan Trump
Selasa 27-10-2026,19:51 WIB
Jelang Hari Sumpah Pemuda, Polri Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan
Selasa 27-10-2026,13:41 WIB
Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Apakah Industri dan Masyarakat Bisa Menikmati Energi Lebih Murah?
Terkini
Rabu 28-10-2026,01:19 WIB
SM Entertainment Rilis FanSignal Lip Balm EXO Berbentuk Miniatur Lightstick
Rabu 28-10-2026,00:30 WIB
Rupiah Tembus Rp18.126 per Dolar AS, Mendekati Level Terlemah
Rabu 28-10-2026,00:16 WIB
Pemerintah Inggris Imbau Warga Hadapi Krisis hingga Potensi Perang dalam 1.000 Hari
Rabu 28-10-2026,00:03 WIB
Polri Jamin Biaya Pengobatan Ojol Korban Dilindas BYD di Blok M hingga Sembuh Total
Selasa 27-10-2026,23:14 WIB