LAMPUNG TIMUR - Dua pria kakak beradik menjadi korban pengeroyokan di Desa Banjar Agung, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam peristiwa ini sang kakak berinisial RH berusia 38 tahun tewas akibat ditikam senjata tajam. Sebelum meninggal dunia, korban mengetahui adiknya dikeroyok di depan rumah lalu mencoba melerai. Nahas sejumlah warga diduga lebih dari sepuluh orang tak mampu dihalau hingga korban tertusuk dan meninggal dunia. Sementara RS, adik korban berusia 36 tahun mengalami luka robek dibagian perut dan kini masih dalam perawatan di rumah sakit. Kapolsek Sekampung Udik, Iptu Eko Budiarto membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa itu bermula ketika korban pulang dari menonton organ tunggal tak jauh dari rumahnya. Polisi belum dapat menyimpulkan motif dalam peristiwa itu dan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pengeroyokan.(din/san)
Selamatkan Adik Dikeroyok, Kakak Wafat Ditikam
Selasa 12-07-2022,21:34 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 13-05-2026,19:21 WIB
Jihan Nurlela Dorong Sinergi dan Strategi Kreatif LKKS untuk Tingkatkan Kesejahteraan Sosial
Rabu 13-05-2026,19:13 WIB
BULOG Lampung Catat Serapan Gabah 369 Ribu Ton, Cadangan Beras Capai 200 Ribu Ton
Rabu 13-05-2026,18:54 WIB
Pemerintah Gandeng Kreator Digital, New Media Forum Jadi Jembatan Informasi Publik
Rabu 13-05-2026,14:14 WIB
Rupiah di Level Rp17.500, Dinamika Ekonomi Jadi Perbincangan Hangat
Rabu 13-05-2026,14:45 WIB
Intermittent Fasting Viral untuk Diet, Tapi Benarkah Efektif Turunkan Berat Badan?
Terkini
Rabu 13-05-2026,20:03 WIB
Mau ke Baduy? Kenali Dulu Perbedaan Baduy Dalam dan Baduy Luar Biar Tidak Salah Aturan
Rabu 13-05-2026,19:21 WIB
Jihan Nurlela Dorong Sinergi dan Strategi Kreatif LKKS untuk Tingkatkan Kesejahteraan Sosial
Rabu 13-05-2026,19:16 WIB
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Perumahan ASN Tanpa DP dan Bunga Cicilan Mulai Tahun 2027
Rabu 13-05-2026,19:13 WIB
BULOG Lampung Catat Serapan Gabah 369 Ribu Ton, Cadangan Beras Capai 200 Ribu Ton
Rabu 13-05-2026,19:12 WIB