BANDARLAMPUNG- Bersama dengan Satgas Kesehatan Hewan Kota Bandarlampung, Dinas Pertanian melakukan penyuntikan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) ke beberapa lokasi peternakan sapi. 300 dosis vaksin akan disuntikan oleh dinas pertanian dalam kurun waktu dua hari kedepan. Langkah ini untuk mempercepat proses booster yang akan dilakukan enam bulan kemudian. Kepala Dinas Pertanian Kota Bandarlampung Agustini, menjelaskan sebagai persyaratan penerima vaksin sapi minimal harus berusia tiga bulan tidak dalam kondisi hamil dan juga tidak akan dijual dalam waktu dekat karena proses inkubasi vaksin mencapai enam bulan. "Peternak diimbau tidak memotong sapi yang sudah di vaksinasi karena proses inkubasi vaksin mencapai enam bulan," ujar Agustin. Sementara Udin selaku pemilik peternakan mengaku, hewan ternak miliknya sudah di vaksin. Tak hanya itu guna mencegah penyebaran PMK, dirinya melakukan penyemprotan disinfektan dan menjaga kualitas pangan. "Terimkasih ternak sapi sudah divaksin, namun kandang tetap di semprot disinfektan," katanya. Mendekati hari raya Idul Adha, pemerintah Kota Bandarlampung terus meningkatkan pengawasan terkait peredaran hewan ternak dari luar daerah.(sah/san)
Catat, Usai Divaksin Sapi Dilarang Dijual Untuk Kurban
Selasa 28-06-2022,21:00 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,22:07 WIB
12 Jabatan Eselon II Lamtim Kosong Berbulan-bulan, Ukom Rp150 Juta Dipertanyakan
Kamis 09-04-2026,13:56 WIB
Polda Grebek Gudang BBM Ilegal di Pesawaran : Sita 203 Ribu Liter Solar, KN Rp160,7 Miliar
Kamis 09-04-2026,23:19 WIB
Kode Morse Muncul di Akun Resmi Kedubes Iran, Ada Pesan Apa?
Kamis 09-04-2026,15:21 WIB
4 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Membantu Menenangkan Pikiran
Kamis 09-04-2026,14:30 WIB
Harga Plastik Naik! Bisa Jadi Momentum Indonesia Lepas dari Ketergantungan Plastik
Terkini
Kamis 09-04-2026,23:29 WIB
Dari Mana Sebenarnya Air di Bumi Berasal? Ini Penjelasannya
Kamis 09-04-2026,23:19 WIB
Kode Morse Muncul di Akun Resmi Kedubes Iran, Ada Pesan Apa?
Kamis 09-04-2026,23:12 WIB
Tidur Dikorbankan, Kesehatan Ikut Jadi Taruhan
Kamis 09-04-2026,22:58 WIB
Album “Menari dengan Bayangan” Hindia Resmi Diadaptasi Jadi Film Layar Lebar
Kamis 09-04-2026,22:43 WIB