BANDARLAMPUNG - Disaat daerah lain menabuh genderang penolakan Logo Halal baru, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung memilih menerima. Diketahui, logo halal yang disoal cederung beraroma politis ketimbang religi. Dari warna ungu yang idealnya hijau karena mencirikan kementerian agama dan religius. Yang paling mencolok adalah bentuknya yang menyerupai gunung wayang. Ini dianggap tidak mewakili masyarakat Indonesia yang plural. Menanggapi ini Yusuf Baihaqi, anggota komisi Fatwa MUI Lampung mengaku setuju dengan logo baru selama tidak menentang nilai agama. "Tidak ada yang perlu disalahkan. Selama tidak bertentangan dengan nilai agama. Tulisan arab memiliki berbagai macam dan dinamakan khat kufi, yang memang lebih banyak digunakan sebagai nilai seni", katanya. Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung ini menambahkan yang tidak mempelajari kaligrafi kesulitan untuk membacanya. "Tetapi sudah di antisipasi dengan menambahkan tulisan Halal berbahasa Indonesia" jawabnya. Dengan regulasi yang baru peran MUI tetap akan dilibatkan khususnya komisi fatwa, BPJPH mengeluarkan sertifikat halal atas izin dari komisi fatwa MUI. Yusuf berharap persoalan ini tidak perlu lagi diperpanjang. Dia meminta pelaku usaha berkomitmen memasang logo halal agar masyarakat mendapatkan informasi lengkap dan keterjaminan atas kehalalan produk yang dikonsumsi. (cr6/cr7/rie)
Memilih Aman, Menolak Gaduh
Selasa 15-03-2022,21:06 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 10-06-2026,15:41 WIB
Banjir Berulang di Way Lunik: Antara Drainase yang Menyempit dan Tanah yang Tak Lagi Menyerap
Rabu 10-06-2026,20:22 WIB
GPB Desak Kejagung Audit Dapur MBG di Lampung, Soroti Perputaran Anggaran Capai Rp1,1 Triliun
Rabu 10-06-2026,14:27 WIB
NASA Perkenalkan Misi Artemis III, Langkah Besar Menuju Kembalinya Manusia ke Bulan
Rabu 10-06-2026,19:43 WIB
Viral Usai Cegat Pengendara di Jalintim, Didampingi Orang Tua, Dua Remaja Datangi Polisi
Terkini
Kamis 11-06-2026,14:16 WIB
Mahasiswa Jahit Mulut di Lampung! Ini Alasan di Balik Aksi Simbolis Saat Kunjungan Presiden
Kamis 11-06-2026,14:03 WIB
Ledakan Dahsyat di Guangxi China Tewaskan 7 Orang, 17 Lainnya Terluka
Kamis 11-06-2026,13:45 WIB
Munas HIPMI 2026 Jadi Ajang Konsolidasi Pengusaha Muda dan Perebutan Kursi Ketum
Kamis 11-06-2026,13:45 WIB
Defisit Rp2 Triliun per Bulan, BPJS Kesehatan Hadapi Ancaman Gagal Bayar pada 2027
Kamis 11-06-2026,13:34 WIB