Radartvnews.com- Buruh masih menjadi warga negara kelas dua. Tuntutan kenaikan upah 10 persen yang diperjuangkan kandas. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menolak tuntutan buruh. Dalihnya, pemerintah harus menggunakan formula pengupahan yang telah tertuang di Undang-Undang (UU) nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.Pemerintah juga harus merujuk aturan turunannya berupa Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan. Upah yang tak kunjung menjadi salahsatu faktor pemicu daya beli masyarakat terdampak pandemi menurun. Sikap pemerintah ini bertolak belakang dengan koar-koar menggenjot pemulihan ekonomi. Dalam rapat bersama di Komisi IX Menaker Ida Fauziyah mengklaim formula upah di PP ini sudah sesuai dengan kondisi saat ini. Selain itu, formula upah di PP juga bertujuan untuk meminimalisir kesenjangan upah di antar wilayah dan untuk mengentaskan kemiskinan. Ida juga mengklaim bahwa formula upah di PP justru bisa memacu upah minimum di wilayah-wilayah yang saat ini upahnya relatif rendah. dengan begitu upah di wilayah tidak terus berada di batas bawah rata-rata upah nasional. Buruh Lampung Tetap Perjuangkan ump Sementara buruh di Lampung tetap meminta pemerintah setempat menaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada tahun 2022 mendatang. Ini yang menjadi tuntutan perwakilan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) Ketua FSBKU Lampung Tri Susilo meminta agar UMP Lampung naik dikisaran Rp3 juta dengan mempertimbangkan segala aspek seperti pertumbuhan ekonomi. Pihaknya berharap Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bisa memenuhi tuntutan para buruh terkait kenaikan ump ini. Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung Agus Nompitu mengatakan bahwa aspirasi yang disampaikan serikat buruh akan menjadi bahan pertimbangan. Sebab saat ini, pihaknya juga tengah membahas tentang penetapan UMP tahun 2022 mendatang. Diketahui, penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 mendatang akan ditandatangani oleh Gubernur Lampung pada 21 November 2021. Sementara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) akan ditandatangani Bupati/Walikota pada 30 november 2021 mendatang.(lds/san)
Berdalih UU Ciptaker, Menaker Tolak Kenaikan Upah
Senin 15-11-2021,21:09 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 30-10-2026,14:43 WIB
Ronaldo Borong Tiga Gol, Al Nassr Menang 5-3 dan Koleksi Golnya Tembus 985
Jumat 30-10-2026,16:25 WIB
Cuitan Soal Demo BEM UI Viral, Dokter Ayu Bopha Devi Diakhiri Kerja Samanya oleh Klinik First Care
Jumat 30-10-2026,19:07 WIB
Helikopter Militer Italia Jatuh di Bosnia, 4 Personel Tewas dan 11 Terluka
Jumat 30-10-2026,13:33 WIB
600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos Jadi Premium, Beras Murah untuk Rakyat Dijual Lebih Mahal
Jumat 30-10-2026,12:42 WIB
Studi Ungkap Kopi Berkaitan dengan Perubahan Bakteri Usus, Stres, dan Fungsi Otak
Terkini
Sabtu 31-10-2026,00:10 WIB
Willie Salim Minta Maaf Usai Hadiri Deklarasi Sumpah Pemuda, Tegaskan Tak Terima Bayaran
Jumat 30-10-2026,23:27 WIB
Ginum Pengasih Dayak Bulusu, Tradisi Menyambut Tamu dengan Minuman dan Mantra Adat
Jumat 30-10-2026,22:12 WIB
300 Ribu Perangkat Interaktif Masuk Sekolah, Kesiapan Guru Jadi Penentu Kualitas Pembelajaran
Jumat 30-10-2026,21:57 WIB