radartvnews.com – Minimnya jumlah riset di Indonesia tidak terlepas dari alokasi dana riset dan pengembangan yang masih sangat kecil, hal ini disampaikan Menteri Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir usai membuka simposium nasional akuntansi ke 19 di Universitas Lampung Kamis pagi. Mantan rektor terpilih Universitas Diponegoro ini menyadari ada keterbatasan APBN untuk menyediakan dana riset yang memadai, pasalnya dana riset sekarang baru sekitar 15 triliun dari idealnya dana riset di Indonesia sebesar 16,6 triliun. Selain sangat kecil, persoalan lainnya adalah mekanisme penyaluran dana riset yang masih mengikuti siklus tahunan anggaran di APBN, hal ini menyebabkan Indonesia masih tertinggal jauh dari negara ASEAN lainnya seperti Thailand, Malaysia serta Singapura. Meski demikian Nasir berharap agar para dosen Indonesia bisa terus meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan riset-riset yang nantinya bisa diaplikasikan di Indonesia.(liz/ayu/bowo)
Menristek Sebut Dana Riset Di Indonesia Tidak Ideal
Sabtu 27-08-2016,17:30 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 01-08-2026,13:00 WIB
Menjaga Keseimbangan Kesehatan Mental dan Fisik di Era Digital
Sabtu 01-08-2026,13:13 WIB
Semeru Kembali Gejolak, Puncak Jawa Semburkan Abu Vulkanik 800 Meter
Sabtu 01-08-2026,12:54 WIB
Mengintip Pesona Bukit dan Pantai Slimpuyang, Destinasi '2-in-1' Favorit Wisatawan di Lampung Selatan
Sabtu 01-08-2026,12:39 WIB
Mitos atau Fakta: Mandi Malam Penyebab Rematik? Ini Penjelasan Medisnya
Terkini
Sabtu 01-08-2026,13:13 WIB
Semeru Kembali Gejolak, Puncak Jawa Semburkan Abu Vulkanik 800 Meter
Sabtu 01-08-2026,13:00 WIB
Menjaga Keseimbangan Kesehatan Mental dan Fisik di Era Digital
Sabtu 01-08-2026,12:54 WIB
Mengintip Pesona Bukit dan Pantai Slimpuyang, Destinasi '2-in-1' Favorit Wisatawan di Lampung Selatan
Sabtu 01-08-2026,12:39 WIB
Mitos atau Fakta: Mandi Malam Penyebab Rematik? Ini Penjelasan Medisnya
Jumat 31-07-2026,21:36 WIB