Radartvnews.com - Humas Pengadilan Tinggi Tanjung Karang, Jesayas Tarigan. Mengaku sudah menyidangkan berkas Rahmatulah alias Akok, kurir 60 kilogram sabu yang dijatuhkan vonis mati oleh Pengadilan Sukadana Lampung Timur beberapa waktu lalu. Dari hasil sidang, Majelis PT Tanjung Karang tidak sependapat dengan vonis diberikan Majelis Pengadilan Negeri Sukadana dan telah menganulir vonis mati dengan memberikan hukuman seumur hidup penjara. Rahmatulah alias Akok, warga Tangerang, Provinsi Banten itu terbukti melanggar Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika. Dari fakta persidangan tidak dapat dibuktikan, bahwa Rahmatulah alias Akok terlibat dalam sindikat atau jaringan narkoba, serta tidak ada bukti-bukti kuat yang mengarah melainkan hanya sebagai perantara karena di iming-imingi uang oleh sindikat narkoba. Diketahui terbongkarnya perkara ini berawal dari upaya seseorang tidak dikenal yang berniat membeli speedboad milik nelayan, didesa Purwosari, Pasirsakti, Lampung Timur senilai 50 Juta Rupiah. Namun pemilik speedboad meminta 70 Juta Rupiah. Karena harga tidak cocok. Akhirnya, pelaku menyewa dengan tujuan Jakarta dengan tarif 3 Juta Rupiah. Setelah disepakati pelaku menitipkan barang didalam karung yang akan dibawa ke Jakarta. Lantaran curiga, pemilik speedboat melaporkan ke Polsek Pasirsakti. Setelah diperiksa petugas, teryata didalam karung itu terdapat 60 plastik ukuran satu kilo berisi kristal putih. Akhirnya Rahmatullah ditangkap didaerah Serang Banten.(leo/rie/bow).
PT Anulir Vonis Mati Kurir Sabu
Kamis 31-10-2019,09:47 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,12:37 WIB
Rupiah Menguat 43 Poin, Pasar Merespons Keputusan Suku Bunga The Fed
Kamis 29-10-2026,07:22 WIB
Sampaikan Visi Misi Para Carek, Ini Pesan Rektor Lusmelilia untuk Para Calon
Kamis 29-10-2026,12:29 WIB
BMKG Peringatkan Potensi Banjir di Pesawaran, Delapan Kecamatan Jadi Perhatian
Kamis 29-10-2026,14:07 WIB
Pengawasan Cukai Rokok Jadi Sorotan usai KPK Geledah Bea Cukai Kudus dan PT Djarum
Kamis 29-10-2026,14:23 WIB
Pembalut Tak Bebas PPN, Pemerintah Terapkan Tarif Efektif 11 Persen
Terkini
Kamis 29-10-2026,23:59 WIB
Kapal Pesiar Mendadak Hentikan Operasi, 200 Penumpang Terlantar di Kamboja
Kamis 29-10-2026,23:44 WIB
Gas Lebih Hemat, tetapi Apakah Semua Dapur MBG di Lampung Bisa Menikmatinya?
Kamis 29-10-2026,23:35 WIB
Hujan Kembali Guyur Bandar Lampung, Kota Terasa Dingin, Berapa Suhu Tercatat BMKG?
Kamis 29-10-2026,23:35 WIB
Kereta Jarak Jauh Bakal Masuk Stasiun Manggarai, Pembangunan Ditargetkan Rampung 2027
Kamis 29-10-2026,23:30 WIB