Aktivitas Gempa Meningkat, Gunung Gamkonora Kini Berstatus Waspada
status Gunung Gamkonora naik ke Level II Waspada--Kompas regional
RADARTVNEWS.COM – Aktivitas vulkanik Gunung Gamkonora di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami peningkatan. Badan Geologi pun menaikkan status gunung tersebut dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) pada Jumat (6/11/2026) pukul 16.00 WIB.
Peningkatan status ini dilakukan setelah hasil pemantauan menunjukkan adanya kenaikan aktivitas kegempaan sejak Oktober hingga 5 November 2026.
Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api Gamkonora, sepanjang Oktober 2026 tercatat 129 kali gempa Tornillo, lima kali gempa Low Frequency, 28 kali gempa Vulkanik Dangkal, 79 kali gempa Vulkanik Dalam, 105 kali gempa Tektonik Lokal, serta 475 kali gempa Tektonik Jauh.
Sementara itu, pada periode 1–5 November 2026, tercatat 13 kali gempa Tornillo, tiga kali gempa Low Frequency, satu kali gempa Vulkanik Dangkal, delapan kali gempa Vulkanik Dalam, 23 kali gempa Tektonik Lokal, dan 70 kali gempa Tektonik Jauh.
Peningkatan aktivitas cukup signifikan terjadi sejak 29 Oktober 2026. Gempa Vulkanik Dangkal yang sebelumnya rata-rata kurang dari dua kali per hari meningkat menjadi sembilan kali per hari.
Adapun gempa Vulkanik Dalam juga mengalami peningkatan dari rata-rata kurang dari empat kali menjadi sekitar lima kali per hari.
BACA JUGA:Ekspedisi di Gunung Gede Pangrango Temukan 1.200 Spesimen, Ada Dugaan Spesies Baru
Dari hasil pengamatan visual, Gunung Gamkonora terpantau terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah juga teramati dengan ketinggian kurang dari 100 meter dari puncak.
Menyusul kenaikan status tersebut, masyarakat, pengunjung, dan wisatawan diimbau tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari pusat erupsi Gunung Gamkonora.
Badan Geologi juga meminta masyarakat mematuhi rekomendasi resmi serta tidak mudah mempercayai informasi yang tidak benar mengenai aktivitas gunung tersebut.
Status Gunung Gamkonora akan terus dievaluasi secara berkala atau sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan aktivitas vulkanik yang signifikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: rri