Wamenhaj Usulkan Masyarakat Nonmuslim Jadi Petugas Haji
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong keterlibatan masyarakat lintas agama dalam pelayanan jemaah haji Indonesia. Langkah ini menjadi simbol toleransi, keberagaman, dan gotong royong antarumat beragama.--Kompas
RADARTVNEWS.COM – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, mendorong agar pelayanan jemaah haji Indonesia melibatkan masyarakat dari berbagai agama. Menurutnya, penyelenggaraan haji tidak hanya menjadi urusan umat Islam, tetapi juga dapat didukung oleh masyarakat lain sebagai wujud kemanusiaan dan persaudaraan.
Gagasan itu disampaikan Dahnil di Manado, Sabtu (31/10), sebagai bagian dari upaya menjadikan haji sebagai ruang untuk memperkuat toleransi, kebinekaan, dan gotong royong di Indonesia. Ia menilai Indonesia memiliki masyarakat yang majemuk, sehingga dukungan terhadap jemaah haji dapat datang dari berbagai elemen masyarakat.
Dahnil menjelaskan bahwa petugas dan pendukung pelayanan haji dapat melibatkan saudara-saudara dari kalangan Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan agama lainnya. Baginya, toleransi bukan hanya soal saling menghormati, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kerja sama dan kontribusi nyata dalam kegiatan kemasyarakatan.
Ia mencontohkan Sulawesi Utara sebagai wilayah dengan keberagaman yang kuat. Dahnil meminta jajaran terkait mendorong keterlibatan kelompok agama lain dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji di daerah tersebut, sekaligus menjadikannya simbol toleransi bagi seluruh Indonesia.
Menurut Dahnil, meskipun haji merupakan ibadah umat Islam, semangat membantu dan melayani sesama merupakan nilai kemanusiaan yang bisa dilakukan siapa saja.
BACA JUGA:Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an di Sukoharjo Tuai Kontroversi, 12 Santriwati Sempat Diamankan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: cnn indonesia