BMKG Peringatkan Rob di 6 Wilayah Lampung 12–15 Oktober, Warga Diminta Waspada Malam Hari
BMKG Ingatkan Potensi Rob Melanda Pesisir Lampung Malam Hari-generated image -Chat GPT
LAMPUNG, RADARTVNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau banjir rob di enam wilayah pesisir Lampung pada 12–15 Oktober 2026. Warga yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari saat pasang maksimum diprediksi terjadi.
Forecaster On Duty Stasiun Meteorologi Maritim Panjang, Eka Suci Puspita Wulandari, menjelaskan potensi pasang maksimum tersebut dipengaruhi fenomena fase bulan baru pada 10 Oktober 2026.
BMKG memprediksi puncak pasang maksimum berpotensi terjadi pada pukul 19.00–23.00 WIB. Rentang waktu ini perlu menjadi perhatian masyarakat pesisir selama periode peringatan, meskipun waktu dan dampak genangan dapat berbeda di setiap lokasi.
Enam wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Bandar Lampung, Tanggamus, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Timur, dan Lampung Barat.
Potensi banjir rob perlu diantisipasi karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan pesisir. Dampaknya antara lain berpotensi menghambat kegiatan bongkar muat di pelabuhan, menggenangi permukiman pesisir, hingga mengganggu aktivitas perikanan.
BACA JUGA:Cuaca Lampung Terasa Menyengat hingga Malam, Ini Penjelasan Ahli Klimatologi
Warga Diminta Pantau Informasi BMKG
Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diimbau untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim selama 12–15 Oktober 2026. Warga juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas pada malam hari, khususnya di sekitar pantai, pelabuhan, dan kawasan yang berpotensi terdampak pasang air laut.
Warga yang beraktivitas di wilayah rawan genangan sebaiknya mengantisipasi kemungkinan air laut naik ke daratan serta mengikuti arahan petugas setempat apabila kondisi di lingkungan mereka memburuk.
Peringatan ini merupakan informasi mengenai potensi banjir rob, bukan kepastian bahwa seluruh wilayah tersebut akan mengalami genangan. Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang, waspada, dan mengikuti pembaruan resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan kondisi maritim di wilayah masing-masing.
BACA JUGA:Antrean BBM Subsidi Lampung Naik 26 Persen, Ini Penyebabnya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: bmkg provinsi lampung