Asam Lambung Sering Kambuh? Ini Kebiasaan yang Perlu Dihindari dan Cara Meredakannya

Asam Lambung Sering Kambuh? Ini Kebiasaan yang Perlu Dihindari dan Cara Meredakannya

ilustrasi asam lambung--pinterest

RADARTVNEWS.COM — Asam lambung yang naik dapat menimbulkan rasa panas atau terbakar di dada, rasa asam di mulut, mual, hingga tidak nyaman pada tenggorokan. Keluhan ini dapat muncul setelah makan maupun ketika seseorang melakukan kebiasaan tertentu yang memicu naiknya asam lambung.

Karena itu, mengenali kebiasaan yang dapat memperburuk gejala menjadi salah satu hal penting untuk dilakukan. Selain mencegah kekambuhan, beberapa langkah sederhana juga dapat dilakukan ketika gejala asam lambung sudah terlanjur muncul.

Kebiasaan yang Perlu Dihindari

Salah satu kebiasaan yang sebaiknya dihindari adalah langsung berbaring setelah makan. Posisi tersebut dapat membuat isi lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Berikan jeda setelah makan sebelum berbaring atau tidur.

Makan dalam porsi terlalu banyak juga dapat meningkatkan tekanan pada lambung. Karena itu, lebih baik mengatur porsi makan dan tidak terburu-buru menghabiskan makanan dalam jumlah berlebihan.

Selain itu, makanan yang tinggi lemak dapat memperlambat pengosongan lambung sehingga berpotensi memperburuk keluhan pada sebagian orang. Makanan atau minuman tertentu seperti makanan pedas, kopi, cokelat, serta makanan dan minuman asam juga dapat menjadi pemicu pada orang tertentu

Kebiasaan menggunakan pakaian yang terlalu ketat, khususnya di bagian perut, juga sebaiknya dihindari. Tekanan pada area perut dapat membuat rasa tidak nyaman semakin terasa.

Jika Asam Lambung Sudah Terlanjur Naik

Ketika gejala sudah muncul, jangan langsung berbaring. Usahakan tetap dalam posisi tegak agar asam lambung tidak semakin mudah naik ke kerongkongan.

Pakaian yang terasa terlalu ketat juga dapat dilonggarkan untuk mengurangi tekanan pada bagian perut. Jika ingin beristirahat, posisi kepala dapat dibuat lebih tinggi. Tidur dengan posisi miring ke kiri juga dapat membantu mengurangi kemungkinan asam lambung naik kembali.

Selain itu, minum air putih secukupnya dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Permen karet bebas gula juga dapat menjadi salah satu pilihan karena aktivitas mengunyah dapat meningkatkan produksi air liur yang membantu membersihkan asam dari kerongkongan.

Setelah gejala mereda, tetap perhatikan makanan dan kebiasaan yang sebelumnya memicu keluhan. Mencatat makanan atau aktivitas yang sering diikuti munculnya gejala dapat membantu mengenali pemicu secara lebih jelas.

Namun, apabila gejala asam lambung sering kambuh, terasa semakin berat, atau tidak membaik meski sudah melakukan perubahan kebiasaan, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke tenaga medis. Keluhan yang berulang perlu mendapatkan penanganan sesuai penyebabnya.

Dengan mengenali kebiasaan yang menjadi pemicu dan mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika gejala muncul, keluhan asam lambung dapat lebih mudah dikendalikan dalam aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:Penderita Asam Lambung Perlu Lebih Selektif, Konsumsi Buah Tertentu Dapat Memicu Gejala Kambuh

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: halodoc