Guru Bahasa Lampung Kenalkan Pisa’an kepada Generasi Muda

Guru Bahasa Lampung Kenalkan Pisa’an kepada Generasi Muda

--GOOGLE: RRI

RADARTVNEWS.COM – Upaya menjaga keberadaan budaya dan bahasa daerah terus dilakukan melalui lingkungan pendidikan. Salah satunya dengan mengenalkan Pisa’an, sastra lisan masyarakat Lampung, kepada generasi muda di Kabupaten Way Kanan.

Pisa’an merupakan salah satu bentuk sastra lisan Lampung yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Lampung dan biasanya disampaikan melalui ungkapan atau tuturan yang memiliki nilai budaya.

Namun, perkembangan zaman membuat generasi muda semakin dekat dengan budaya dan hiburan dari berbagai daerah maupun negara. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam mempertahankan keberadaan sastra lisan daerah agar tidak semakin jarang dikenal oleh generasi berikutnya.

Melihat kondisi tersebut, komunitas guru Bahasa Lampung di Way Kanan berupaya memperkenalkan Pisa’an melalui kegiatan dan pembelajaran kepada para siswa. Pengenalan dilakukan agar siswa tidak hanya mengetahui Bahasa Lampung dari sisi penggunaan sehari-hari, tetapi juga memahami karya sastra dan tradisi yang berkembang di dalamnya.

Melalui pembelajaran tersebut, siswa dapat mengetahui bahwa bahasa daerah tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan kebudayaan masyarakat. Pisa’an juga dapat menjadi media untuk mengenalkan nilai-nilai kehidupan yang terdapat dalam tradisi masyarakat Lampung.

Pengenalan budaya sejak usia sekolah dinilai penting karena generasi muda merupakan penerus yang akan menentukan keberlangsungan budaya daerah di masa mendatang. Semakin sering budaya dikenalkan dan digunakan dalam lingkungan pendidikan, semakin besar pula peluang tradisi tersebut untuk tetap dikenal.

Pelestarian Pisa’an juga tidak harus dilakukan melalui kegiatan besar. Pengenalan sederhana melalui pembelajaran di sekolah dapat menjadi langkah awal untuk membuat siswa lebih dekat dengan budaya daerahnya sendiri.

Dengan demikian, sastra lisan seperti Pisa’an diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah kebudayaan Lampung, tetapi tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: