Panas Bumi Gunung Ungaran Mulai Dilirik sebagai Sumber Energi Rendah Emisi
Ilustrasi pembangkit panas bumi. Geothermal--
RADARTVNEWS.COM — Potensi panas bumi Gunung Ungaran, Jawa Tengah, kembali menjadi perhatian seiring dorongan Indonesia untuk mengembangkan sumber energi rendah emisi. Pemerintah menugaskan PT PLN (Persero) mengembangkan Wilayah Kerja panas bumi (WKP) Ungaran dengan potensi kapasitas hingga 55 megawatt (MW).
Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan sekaligus memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat. Berbeda dengan sumber energi yang bergantung pada kondisi cuaca seperti matahari dan angin, panas bumi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan karena berasal dari panas alami di dalam bumi.
Gunung Ungaran menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber listrik. Namun, proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di kawasan tersebut saat ini masih berada dalam tahap eksplorasi dan studi kelayakan. Pemerintah belum menetapkan titik pengeboran maupun memasuki tahap konstruksi.
BACA JUGA:ESDM: Mobil di Indonesia Sudah Kompatibel dengan BBM Campuran Etanol hingga 20 Persen
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pengembangan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kajian teknis, keselamatan, aspek lingkungan, serta kondisi sosial masyarakat. Kajian tersebut diperlukan untuk memastikan potensi panas bumi sekaligus menentukan kelayakan pengembangannya.
Selain persoalan energi, pengembangan panas bumi Gunung Ungaran juga berkaitan dengan kawasan yang memiliki nilai lingkungan dan budaya. Salah satunya adalah kawasan Candi Gedong Songo sehingga proses pengembangan perlu memperhatikan perlindungan terhadap kawasan tersebut.
Secara nasional, pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas pembangkit panas bumi hingga sekitar 4,1 gigawatt pada 2030 dan 7,5 gigawatt pada 2034. Dalam jangka panjang, pemanfaatan panas bumi ditargetkan terus diperluas untuk mendukung target emisi bersih Indonesia.
Panas bumi pun menjadi salah satu sumber energi yang menarik karena dapat menghasilkan listrik secara berkelanjutan dengan emisi yang relatif rendah dibandingkan pembangkit berbahan bakar fosil. Meski demikian, pengembangannya tetap membutuhkan kajian dan pengelolaan lingkungan yang matang.
Jika berhasil dikembangkan, potensi panas bumi Gunung Ungaran tidak hanya dapat menambah pasokan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju sistem energi yang lebih rendah emisi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: kementerian energi dan sumber daya mineral (esdm)