Tertarik Model Pendidikan Terpadu, Pemerintah Nigeria Gandeng Muhammadiyah
Delegasi Pemerintah Yobe State, Nigeria, saat berkunjung ke Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta untuk membahas kerja sama pengembangan dan pengelolaan sekolah terpadu di Nigeria.-- Foto / Ilustrasi (Facebook Kelantan State).
RADARTVNEWS.COM – Model pendidikan Muhammadiyah yang dinilai sukses memadukan antara ilmu agama Islam dengan sains modern, teknologi, serta ilmu umum secara seimbang menarik perhatian internasional. Pemerintah Negara Bagian Yobe, Nigeria, secara resmi mengajukan kerja sama dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk mengembangkan dan mengelola sistem sekolah terpadu di wilayah mereka.
Tawaran kerja sama tersebut disampaikan langsung oleh Komisioner Pendidikan Dasar dan Menengah Yobe State, Abba Idris Adam, saat melakukan kunjungan resmi ke Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta. Kedatangan delegasi Yobe ini diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, didampingi Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti serta jajaran Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang).
Abba Idris Adam mengungkapkan bahwa rencana penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) ini merupakan buah dari studi banding yang dilakukan jajarannya ke sejumlah negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Malaysia. Setelah mempelajari berbagai model pendidikan yang ada, Pemerintah Yobe State memutuskan bahwa model pengelolaan sekolah milik Muhammadiyah adalah yang paling tepat untuk diterapkan di Nigeria.
BACA JUGA:Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027
Pihak Pemerintah Yobe State mengakui telah mengunjungi banyak tempat di berbagai negara untuk mencari rujukan sistem pendidikan. Namun, mereka akhirnya menyadari bahwa contoh dan model terbaik yang paling sesuai dengan kebutuhan pembangunan pendidikan di Yobe State adalah sistem yang diterapkan oleh Muhammadiyah.
Sebagai langkah konkret dari kerja sama ini, Pemerintah Yobe State bekerja sama dengan Muhammadiyah Jawa Tengah untuk mengirim lima tenaga profesional. Para ahli pendidikan tersebut dipilih melalui proses seleksi ketat yang mengutamakan kapasitas kepemimpinan serta rekam jejak dalam manajemen pengelolaan sekolah. Nantinya, kelima tenaga profesional ini akan diterjunkan langsung ke Nigeria guna membantu mengelola serta membenahi sistem pendidikan di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: suara.com