Sariawan Tak Kunjung Sembuh? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi bibir yang sariawan--Pinterest
RADARTVNEWS.COM — Sariawan menjadi salah satu masalah kesehatan mulut yang cukup sering dialami. Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat makan, berbicara, hingga tidur.
Menurut dr. Budiyanto, sariawan atau stomatitis merupakan peradangan pada mulut yang dapat muncul di sejumlah bagian, seperti bagian dalam pipi, gusi, lidah, bibir, hingga langit-langit mulut. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, sehingga penting untuk mengetahui pemicunya.
Penyebab dan Faktor Risiko
Salah satu penyebab sariawan berkaitan dengan pertumbuhan jamur Candida albicans yang tidak terkendali. Selain itu, terdapat sejumlah faktor lain yang dapat memicu munculnya sariawan, di antaranya:
- Cedera ringan akibat tergigit, sikat gigi terlalu keras, atau perawatan gigi.
- Sensitivitas terhadap makanan tertentu, termasuk makanan pedas dan asam.
- Kekurangan vitamin B12, zinc, asam folat, serta zat besi.
- Perubahan hormonal dan stres emosional.
- Penggunaan obat tertentu, termasuk obat antiinflamasi nonsteroid.
- Penggunaan pasta gigi atau obat kumur yang mengandung sodium lauryl sulfate.
BACA JUGA:Tujuh Buah yang Bisa Dikonsumsi Saat Sariawan
Risiko sariawan juga dapat meningkat akibat kebersihan mulut yang kurang terjaga, penggunaan gigi palsu yang tidak sesuai, konsumsi antibiotik, diabetes, menurunnya sistem kekebalan tubuh, kebiasaan merokok, hingga menjalani kemoterapi.
Gejala yang Perlu Diperhatikan
Sariawan dapat berkembang secara perlahan. Gejalanya antara lain sensasi terbakar pada lidah, kemerahan di dalam mulut dan tenggorokan, rasa tidak nyaman saat menelan, serta munculnya luka berwarna putih pada lidah.
Pada kondisi tertentu, sariawan juga dapat menyebabkan nyeri dan perdarahan ringan ketika bagian luka mengalami gesekan.
Secara umum, beberapa jenis sariawan dapat sembuh dengan sendirinya. Sariawan aphtous, misalnya, biasanya membaik dalam waktu satu hingga dua minggu. Sementara sariawan traumatik dapat membaik setelah sumber cedera atau iritasi diatasi.
Cara Mengatasi Sariawan
Sariawan umumnya dapat ditangani dengan meredakan gejalanya. Obat pereda nyeri, obat kumur antiseptik, atau obat oles tertentu dapat digunakan sesuai kondisi dan anjuran tenaga kesehatan.
Selain itu, penderita dianjurkan menghindari makanan terlalu panas, asin, pedas, dan asam untuk sementara. Menjaga kebersihan gigi dan mulut juga penting selama proses penyembuhan.
Jika sariawan tidak kunjung hilang, sering kambuh, atau terasa sangat mengganggu, pemeriksaan oleh dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: