Bukan Sekadar Hobi, Membaca Ternyata Membuat Otak Bekerja Aktif
--
RADARTVNEWS.COM – Membaca buku kerap dianggap sebagai aktivitas untuk memperoleh informasi dan menambah wawasan. Namun, di balik proses sederhana ketika mata mengikuti rangkaian tulisan, otak sebenarnya menjalankan proses yang cukup kompleks untuk mengenali huruf, memahami kata, hingga mengolah informasi menjadi sebuah makna.
Hal tersebut diperkuat oleh penelitian Sabrina Turker, Beatrice Fumagalli, Philipp Kuhnke, dan Gesa Hartwigsen yang diterbitkan dalam jurnal Neuroscience & Biobehavioral Reviews pada 2025.
Penelitian berjudul The ‘Reading’ Brain: Meta-analytic Insight into Functional Activation During Reading in Adults tersebut merupakan meta-analisis yang merangkum 163 penelitian mengenai aktivitas otak manusia ketika melakukan berbagai tugas membaca.
Membaca Melibatkan Banyak Wilayah Otak
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas membaca melibatkan jaringan otak yang berkaitan dengan pemrosesan bahasa. Peneliti menemukan keterlibatan yang kuat pada sejumlah wilayah di belahan otak kiri, terutama ketika seseorang membaca huruf, kata, kalimat, hingga teks.
Salah satu wilayah yang ditemukan berperan adalah inferior frontal gyrus, bagian otak yang berkaitan dengan berbagai proses bahasa. Sementara itu, wilayah temporo-occipital juga menunjukkan keterlibatan yang berbeda ketika seseorang membaca kata dibandingkan kalimat.
Artinya, membaca bukan sekadar aktivitas melihat tulisan. Otak harus mengubah simbol visual menjadi informasi linguistik sebelum informasi tersebut dapat dipahami.
Semakin Kompleks Bacaan, Semakin Kompleks Prosesnya
Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa otak tidak menggunakan mekanisme yang sepenuhnya sama untuk setiap bentuk bacaan.
Membaca huruf, kata, kalimat, dan teks memiliki pola aktivasi yang berbeda. Ketika seseorang membaca teks, otak perlu mengintegrasikan informasi yang muncul secara berurutan. Kata yang dibaca tidak berdiri sendiri, tetapi harus dihubungkan dengan kata lain sehingga membentuk struktur dan makna yang dapat dipahami.
Proses tersebut menjelaskan mengapa membaca membutuhkan koordinasi berbagai fungsi kognitif. Mata menangkap informasi visual, sementara jaringan bahasa memproses dan menginterpretasikan informasi tersebut.
Membaca dalam Hati dan Membaca dengan Suara Juga Berbeda
Menariknya, penelitian ini menemukan perbedaan pola aktivitas otak antara membaca dengan suara keras dan membaca secara diam-diam.
Saat membaca dengan suara keras, aktivitas yang lebih tinggi ditemukan pada wilayah yang berkaitan dengan sistem pendengaran dan motorik. Sementara ketika membaca secara diam-diam, penelitian menemukan keterlibatan yang lebih konsisten dari jaringan yang berhubungan dengan berbagai tuntutan kognitif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/40254114/