Tujuh Makanan Bergizi yang Bisa Membantu Mencegah Stunting pada Balita
RADARTVNEWS.COM — Pemenuhan asupan gizi sejak usia dini menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu masalah yang perlu mendapat perhatian adalah stunting, yaitu kondisi ketika pertumbuhan tinggi badan anak tidak sesuai dengan standar usianya akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang.
Pencegahan stunting dapat dilakukan melalui pemberian makanan bergizi dan beragam. Pilihan makanan tersebut tidak selalu harus mahal. Berikut sejumlah makanan yang dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi untuk membantu mencegah stunting.
1. Tempe dan tahu
Tempe dan tahu merupakan sumber protein nabati yang berasal dari kedelai. Selain protein, keduanya juga mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh. Bahan pangan ini relatif mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi berbagai menu untuk anak.
2. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan juga dapat menjadi alternatif sumber protein. Kacang hijau, misalnya, mengandung protein serta sejumlah nutrisi lain. Kacang tanah juga memiliki kandungan magnesium, folat, vitamin E, tembaga, dan nutrisi lainnya.
3. Telur
Telur menjadi salah satu sumber protein yang mudah diperoleh. Makanan ini juga mengandung berbagai vitamin dan mineral, termasuk kolin yang berperan dalam mendukung perkembangan otak. Untuk keamanan pangan, telur sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi matang.
4. Hati ayam
Hati ayam memiliki kandungan protein dan sejumlah vitamin B yang dibutuhkan tubuh. Kandungan tersebut membuat hati ayam dapat menjadi salah satu pilihan bahan makanan dalam menu bergizi, termasuk bagi anak dalam masa pertumbuhan.
5. Ikan
Ikan, termasuk ikan kembung, dapat menjadi pilihan sumber protein hewani. Ikan kembung juga mengandung sejumlah vitamin seperti vitamin B dan vitamin D. Kementerian Kesehatan turut menganjurkan konsumsi protein hewani sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
6. Buah
Buah dapat melengkapi kebutuhan zat gizi dalam pola makan anak. Pilihan buah tidak harus mahal. Pisang dan jeruk, misalnya, dapat menjadi alternatif yang mudah ditemukan dan dikonsumsi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: halodoc