Kenapa Penghapus Bisa Meninggalkan Serbuk Saat Digunakan?
Penghapus yang terpakai terus menerus akan terkikis -Pinterest -
RADARTVNEWS.COM – Saat menghapus tulisan pensil, biasanya akan muncul serpihan atau serbuk kecil di sekitar bagian yang baru saja dihapus. serbuk tersebut sering kali dianggap sebagai kotoran biasa, padahal kemunculannya berkaitan dengan cara kerja penghapus.
Penghapus bekerja dengan cara mengangkat partikel grafit dari permukaan kertas. Ketika penghapus digosokkan pada tulisan, terjadi gesekan antara permukaan penghapus dan kertas. Gesekan tersebut membantu melepaskan partikel grafit yang menempel pada serat kertas.
Pada saat yang sama, sebagian kecil material dari penghapus juga ikut terkikis. Material yang terlepas kemudian bercampur dengan partikel grafit dan membentuk serpihan atau serbuk yang terlihat setelah proses menghapus selesai.
Jumlah serbuk yang dihasilkan dapat berbeda-beda, tergantung jenis penghapus dan permukaan kertas yang digunakan. Penghapus yang lebih lunak biasanya lebih mudah mengalami pengikisan ketika digunakan, sedangkan penghapus dengan karakter lebih keras dapat menghasilkan serpihan dengan jumlah yang berbeda.
Cara menggosok juga berpengaruh. Menekan penghapus terlalu kuat dapat meningkatkan gesekan sehingga material penghapus lebih cepat terkikis. Selain itu, gerakan yang terlalu kasar juga dapat membuat permukaan kertas menjadi rusak.
Penghapus sendiri memang dirancang sebagai alat untuk mengoreksi atau menghilangkan bagian gambar yang tidak diperlukan. Dalam penggunaan menggambar, kualitas penghapus juga menjadi salah satu hal yang diperhatikan agar hasil penghapusan tetap bersih.
Jadi, serbuk yang terlihat setelah menghapus bukan muncul tanpa alasan. Ada proses gesekan antara penghapus, kertas, dan partikel grafit yang menghasilkan serpihan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: kompas.com