Sering Lupa Nama, tetapi Ingat Wajah? Ini Penjelasan dari Sisi Psikologi

Sering Lupa Nama, tetapi Ingat Wajah? Ini Penjelasan dari Sisi Psikologi

--Pinterest

RADARTVNEWS.COM – Pernah bertemu seseorang yang wajahnya terasa sangat familiar, tetapi namanya justru sulit diingat? Kondisi tersebut ternyata merupakan fenomena yang cukup umum dan berkaitan dengan cara otak memproses informasi.

Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang bisa dengan mudah mengenali wajah teman lama atau orang yang pernah ditemui. Namun, ketika harus menyebutkan namanya, ingatan seolah berhenti dan nama tersebut sulit muncul.

Fenomena ini berkaitan dengan perbedaan cara otak menyimpan dan mengenali informasi visual serta verbal. Otak memiliki kemampuan khusus dalam memproses wajah. Salah satunya melibatkan fusiform face area yang berada di bagian lobus temporal dan berperan dalam pengenalan wajah.

Sementara itu, nama seseorang diproses sebagai informasi verbal. Nama tidak memiliki karakteristik visual yang sama dengan wajah sehingga proses mengingatnya dapat terasa lebih sulit.

Ahli saraf kognitif dari University of Bristol, E. Clea Warburton, menjelaskan bahwa manusia merupakan makhluk yang sangat mengandalkan informasi visual. Otak memiliki bagian korteks yang lebih banyak didedikasikan untuk memproses informasi visual dibandingkan informasi dari indra lainnya.

Kemampuan tersebut juga berkaitan dengan perkembangan manusia dalam kehidupan sosial. Sebelum bahasa dan pemberian nama berkembang, manusia mengandalkan penglihatan untuk membedakan anggota kelompok, kerabat, maupun orang yang tidak dikenal.

Selain itu, lupa nama tidak selalu berarti seseorang memiliki masalah pada daya ingat. Kesalahan dalam mengingat atau menyebut nama dapat terjadi ketika otak sedang memproses banyak informasi sekaligus.

Penelitian menunjukkan bahwa suasana hati dan kondisi seperti lelah, frustrasi, atau marah juga dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengingat atau menyebut nama. Kesibukan dan melakukan beberapa aktivitas secara bersamaan juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kesalahan tersebut.

Untuk membantu mengingat nama, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan. Salah satunya dengan mengulangi nama orang tersebut ketika pertama kali berkenalan. Nama juga dapat dikaitkan dengan informasi lain, seperti pekerjaan, tempat tinggal, atau hal yang dibicarakan saat bertemu.

Mengulang kembali nama tersebut beberapa waktu setelah perkenalan juga dapat membantu memperkuat ingatan. Cara ini membuat otak memiliki lebih banyak informasi yang dapat dikaitkan dengan nama dan orang yang bersangkutan.

Dengan demikian, lupa nama tetapi masih mengingat wajah seseorang merupakan hal yang umum terjadi. Selama tidak disertai gangguan lain yang mengganggu kemampuan berkomunikasi atau mengingat secara signifikan, kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya gangguan memori.

BACA JUGA:Tren Scrolling Sampai Ketiduran Mulai Banyak Dialami Anak Muda, Ahli Sebut Bisa Ganggu Memori Otak

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: hello sehat