BMKG Jelaskan Dugaan Penyebab Dentuman di Bandung dan Sumedang

BMKG Jelaskan Dugaan Penyebab Dentuman di Bandung dan Sumedang

BMKG menduga suara dentuman di Bandung-Sumedang berasal dari fenomena skyquake, namun belum menemukan penyebab pastinya.--

RADARTVNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait suara dentuman yang dilaporkan terdengar oleh sejumlah warga di wilayah Bandung hingga Sumedang, Jawa Barat. 

Suara tersebut disebut terdengar sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Suaidi Ahadi menyebut fenomena skyquake menjadi salah satu dugaan sementara penyebab suara dentuman tersebut.

“Untuk sementara, kecurigaan kita skyquake,” kata Suaidi. 

Menurut dia, fenomena serupa juga pernah terjadi di Bogor pada 2020. 

BACA JUGA:Ratusan Warga Kalimantan Gelar Salat Istisqa, Berdoa Agar Hujan Padamkan Karhutla

Namun, hingga saat ini belum ditemukan penyebab pasti dari suara dentuman tersebut.

“Hampir sama seperti sekarang, tidak ada ditemukan penyebabnya. Fenomena alam, dentuman di langit yang cerah,” ujarnya.

Salah seorang warga Ciumbuleuit, Uca, mengaku turut mendengar suara gemuruh dan dentuman tersebut sekitar pukul 01.00 WIB. Suara berisik itu terdengar selama kurang lebih 15 menit.

Saat kejadian, Uca mengaku tengah bermain laptop. Tiba-tiba suara gemuruh dan dentuman terdengar hingga membuat tembok rumahnya terasa bergetar. Ia kemudian keluar rumah untuk mengecek sumber suara tersebut.

"Kalau di Bandung semalam gemuruhnya berisik lama sekitar 15 menitan, kayak buldozer lewat tapi tidak nyampe-nyampe, tembok bergetar gitu aneh tapi cek BMKG tidak ada gempa, cek cuaca jam 1-an juga tidak ada hujan atau petir. Mau aku cek ke loteng atas tidak berani, cuma buka pintu depan tidak ada petir tapi tidak berhenti suaranya kayak gedebug-gedebug di atas, bulannya gede banget kuning." kata Uca.

Sementara itu, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan pihaknya tidak menemukan aktivitas gempa maupun petir signifikan yang dapat menjelaskan suara dentuman tersebut.

Berdasarkan hasil monitoring dan pengecekan data kegempaan BMKG, tidak terdapat aktivitas gempa di wilayah Bandung dan sekitarnya pada periode 5 September 2026 pukul 00.00 hingga 05.00 WIB.

BMKG juga mengecek data Lightning Detector untuk mengetahui kemungkinan suara dentuman berkaitan dengan aktivitas petir. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait