Hadapi Kemarau Terik, Ini Langkah Sederhana Menjaga Kondisi Tubuh

Hadapi Kemarau Terik, Ini Langkah Sederhana Menjaga Kondisi Tubuh

ilustrasi cuaca panas namun tetap dengan aktivitas di bawah terik musim kemarau--

RADARTVNEWS.COM – Cuaca panas dan kering masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada awal September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi tersebut masih berlangsung pada periode 1–6 September, meski hujan lokal tetap berpeluang terjadi di sejumlah wilayah.

Kondisi kemarau yang terik membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan kondisi tubuh, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan. Paparan panas yang berlebihan dapat meningkatkan risiko dehidrasi hingga gangguan kesehatan akibat panas.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memastikan tubuh mendapat cukup cairan. Kementerian Kesehatan RI mengimbau masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air dan tidak menunggu sampai merasa haus sebelum minum.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Suhu, Ini yang Membuat Panas di Negara Tropis Terasa Berbeda

Selain menjaga asupan cairan, paparan sinar matahari secara langsung juga sebaiknya dikurangi. Ketika harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat dapat menggunakan topi atau payung sebagai perlindungan dari paparan matahari. Penggunaan tabir surya dengan minimal SPF 30 juga dianjurkan pada kulit yang tidak tertutup pakaian.

Pemilihan pakaian turut menjadi perhatian selama cuaca panas. Pakaian berbahan ringan dan longgar dapat membantu memberikan rasa lebih nyaman ketika tubuh berada dalam kondisi panas. Masyarakat juga dapat memilih tempat yang teduh atau ruangan yang lebih sejuk untuk mengurangi paparan panas secara langsung.

Aktivitas di luar ruangan juga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi cuaca. Jika memungkinkan, kegiatan yang membutuhkan paparan matahari dalam waktu lama dapat dilakukan pada waktu yang lebih teduh.

Masyarakat juga perlu mengenali kondisi tubuh ketika mulai mengalami gangguan akibat panas. Rasa lelah berlebihan, pusing, haus, atau tubuh terasa sangat lemah dapat menjadi tanda tubuh membutuhkan istirahat dan asupan cairan.

Dengan kondisi kemarau yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, menjaga tubuh selama cuaca panas dapat dilakukan melalui langkah sederhana. Mencukupi kebutuhan cairan, mengurangi paparan langsung matahari, menggunakan perlindungan yang sesuai, serta mengatur waktu aktivitas menjadi beberapa cara yang dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.

BACA JUGA:Kemarau Masih Berlangsung, Ini Cara Menjaga Tubuh Tetap Sehat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: kemenkes ri