Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Ini Data BMKG

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Ini Data BMKG

Ilustrasi Kondisi udara kabur di Pekanbaru, Riau, Selasa (25/8/2026). BMKG mencatat kualitas udara Pekanbaru berada dalam kategori tidak sehat dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 112,4 µg/m³.-AI-

PEKANBARU, RADARTVNEWS.COM — Kualitas udara di Kota PEKANBARU, Riau, berada pada kategori tidak sehat pada Selasa (25/8/2026) sore.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Pekanbaru pada pukul 17.00 WIB tercatat mencapai 112,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Angka tersebut masuk dalam kategori tidak sehat berdasarkan klasifikasi kualitas udara BMKG. Kategori ini mencakup konsentrasi PM2.5 antara 55,5 hingga 150,4 µg/m³.

Selain mencatat konsentrasi PM2.5, BMKG juga menunjukkan kondisi udara kabur di sejumlah wilayah Pekanbaru pada 25 Agustus 2026.

PM2.5 merupakan partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk hingga ke saluran pernapasan. Karena itu, kualitas udara dengan kategori tidak sehat perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan.

Kondisi udara di Pekanbaru tersebut terjadi ketika risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Indonesia. Pemerintah melalui sejumlah instansi terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan karhutla dan kondisi lingkungan.

Namun, berdasarkan data BMKG yang terpantau untuk Pekanbaru, kondisi yang tercatat pada Selasa sore adalah konsentrasi PM2.5 sebesar 112,4 µg/m³ dengan kategori tidak sehat, disertai kondisi udara kabur.

Masyarakat dapat memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: bmkg