Truk Box Terjun ke Jurang 20 Meter di Lampung Barat, Sopir Meninggal

Truk Box Terjun ke Jurang 20 Meter di Lampung Barat, Sopir Meninggal

Ilustrasi petugas melakukan evakuasi kendaraan setelah kecelakaan lalu lintas.-Foto: Ann H/Pexels-pexels

RADARTVNEWS.COM - Sebuah truk box terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter di turunan jembatan penghubung Seranggas–Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Minggu siang (23/8/2026).

Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi akibat kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintasi jalan yang menurun dan berkelok.

Truk yang mengalami kecelakaan merupakan kendaraan Dutro berwarna hijau dengan nomor polisi B 9829 TCM. Kendaraan tersebut diketahui melaju dari arah Pasar Liwa menuju Seranggas sebelum akhirnya kehilangan kendali dan terperosok ke dalam jurang.

Detik-detik kecelakaan juga terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, kendaraan terlihat melaju dengan kecepatan tinggi di jalur menurun hingga kemudian keluar dari badan jalan dan jatuh ke dasar jurang.

Kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Rafi Aditia, 22 tahun, melintasi jalur yang memiliki kontur menurun cukup curam. Pada saat itu, kendaraan diduga mengalami masalah pada sistem pengereman sehingga laju truk tidak dapat dikendalikan.

Kendaraan kemudian meluncur hingga keluar dari badan jalan. Truk selanjutnya terperosok dan jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter.

Suara benturan keras akibat kendaraan yang jatuh sontak mengejutkan warga di sekitar lokasi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mendatangi lokasi kecelakaan untuk memberikan pertolongan dan membantu proses evakuasi korban.

Pengemudi mengalami sejumlah luka serius akibat kecelakaan tersebut. Salah satu cedera yang dialami korban berupa patah tulang pada bagian pergelangan kaki kanan.

Korban kemudian dievakuasi dari dasar jurang dan dibawa ke Rumah Sakit Alimudin Umar Lampung Barat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisi korban tidak berhasil diselamatkan. Rafi Aditia dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

Petugas Satlantas Polres Lampung Barat yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Kendaraan yang mengalami kecelakaan serta sejumlah barang bukti turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Petugas masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Dugaan awal mengarah pada gangguan sistem pengereman kendaraan, namun penyebab pasti kecelakaan tetap menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Kondisi jalan yang menurun, curam, dan berkelok menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian pengendara. Pengendara diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum melakukan perjalanan, terutama dengan memeriksa sistem pengereman.

BACA JUGA:Warga Sekincau Minta Dugaan Rembesan Limbah SPPG Sekincau 1 Segera Ditelusuri

Selain itu, pengendara diminta mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melewati jalur dengan turunan panjang maupun tikungan tajam. Pemeriksaan kendaraan secara berkala juga penting dilakukan untuk mengantisipasi gangguan teknis yang dapat membahayakan keselamatan di perjalanan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: polres lampung barat