Presiden Prabowo Umumkan Pembubaran 290 BUMN, Target Tersisa 300 Perusahaan pada 2026
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam agenda kenegaraan di Gedung DPR RI.-Dokumentasi-Pemerintah Republik Indonesia
RADARTVNEWS.COM Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan pembubaran 290 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai bagian dari langkah besar pemerintah dalam melakukan restrukturisasi perusahaan negara.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penataan terhadap lebih dari 750 perusahaan yang dinilai tidak produktif. Pemerintah menargetkan jumlah BUMN dapat disederhanakan menjadi sekitar 300 perusahaan pada 31 Desember 2026.
Pengumuman kebijakan tersebut disampaikan Prabowo pada Jumat (14/8/2026). Restrukturisasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta memperkuat kinerja perusahaan milik negara.
BACA JUGA:Prabowo Wajibkan Ekspor SDA Lewat BUMN untuk Perkuat Pengawasan dan Penerimaan Negara Pemerintah akan melakukan penataan terhadap perusahaan-perusahaan yang dianggap tidak lagi produktif. Proses tersebut mencakup evaluasi dan restrukturisasi sebelum perusahaan yang memenuhi kriteria dipertahankan dalam struktur BUMN.
Langkah ini disebut sebagai salah satu aksi restrukturisasi korporasi terbesar di dunia. Pemerintah berharap penataan tersebut dapat membuat perusahaan negara lebih efisien dan memiliki kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: presiden republik indonesia