KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 172 Penumpang Selamat

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 172 Penumpang Selamat

KMP Dharma Rucitra berlayar di perairan Indonesia. Foto ini digunakan sebagai ilustrasi terkait kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok.-Sabung.hamster/ Everyone Sinks Starco / BxHxTxCx-Wikimedia Commons,CC BY-SA 2.0

RADARTVNEWS.COM - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 172 orang dalam kondisi selamat setelah KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026) dini hari. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan proses pencarian dan penanganan korban terus dilakukan setelah kapal penumpang tersebut mengalami kebakaran sekitar pukul 04.15 WITA.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Posko SAR, total terdapat 173 korban yang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 172 orang dinyatakan selamat dan satu orang meninggal dunia.

Untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi, Tim SAR gabungan mengerahkan sejumlah armada. Di antaranya KN SAR 220 Mataram, KN SAR Arjuna, helikopter SGi Air Bali, KMP Portlink II, KAL Lembar, kapal yacht, speedboat Polairud, serta sejumlah perahu penyelamat.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, TNI AL, Ditpolairud Polda NTB, Polres Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, tim medis, serta masyarakat sekitar.

Hariyadi mengatakan petugas masih berada dalam kondisi siaga penuh. Prioritas utama tim adalah memastikan seluruh penumpang dan kru kapal mendapatkan pertolongan serta penanganan medis secepat mungkin.

Tim SAR juga masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum ditemukan. Data mengenai jumlah korban akan terus diperbarui sesuai perkembangan operasi di lapangan.

BACA JUGA:Dua Pekerja Tertimpa Beton Turap di Jaktim, Dievakuasi Selama 3 Jam

KMP Putri Yasmin diketahui melayani rute Padangbai, Bali menuju Lembar, Lombok. Laporan Reuters menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 04.39 waktu setempat dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: antara