BPJS Kesehatan Imbau Masyarakat Waspadai Akun Telegram Palsu EDABU BPJS BOT
Ilustrasi BPJS Kesehatan--google.com
RADARTVNEWS.COM - BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap akun Telegram palsu yang mengatasnamakan lembaga tersebut. Peringatan ini disampaikan menyusul beredarnya kanal Telegram bernama "EDABU BPJS BOT" yang dikaitkan dengan layanan BPJS Kesehatan.
Melalui klarifikasi resminya, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa kanal Telegram tersebut bukan dibuat, dimiliki, maupun dikelola oleh pihaknya. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi maupun layanan yang ditawarkan melalui akun tersebut.
BPJS Kesehatan juga memastikan bahwa data yang diperjualbelikan atau disebarkan melalui kanal Telegram tersebut tidak berasal dari sistem maupun basis data BPJS Kesehatan. Hal itu karena struktur informasi yang beredar berbeda dengan data yang dimiliki dan dikelola secara resmi oleh BPJS Kesehatan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan, termasuk penyalahgunaan dan penyebaran data pribadi. BPJS mengingatkan agar masyarakat tidak memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keasliannya.
Apabila membutuhkan informasi mengenai kepesertaan maupun layanan lainnya, masyarakat disarankan hanya menggunakan kanal resmi BPJS Kesehatan, seperti aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, serta Care Center 165.
BPJS Kesehatan juga mengajak masyarakat untuk turut menyebarkan informasi klarifikasi ini kepada keluarga, kerabat, dan teman agar semakin banyak masyarakat yang terhindar dari hoaks maupun aksi penipuan digital yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: @bpjskesehatan_ri