banjir tengah malam terjang bukit tinggi, 8 Rumah dan Mushola terdampak
Banjir akibat luapan Sungai Batang Sianok merendam kawasan permukiman di Jalan Binuang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat (24/7/2026). Sedikitnya delapan rumah, satu mushala, dan tiga pelaku UMKM terdampak, sementara petugas gabungan bersama warga m-Dokumentasi BPBD Kota Bukittinggi-BPBD Kota Bukittinggi / Pemerintah Kota Bukittinggi
RADARTVNEWS.COM Banjir melanda permukiman warga di Jalan Binuang, RT 07/RW 01, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.20 WIB. Peristiwa terjadi saat sebagian besar warga masih tertidur sehingga luapan air datang tanpa sempat diantisipasi.
Berdasarkan laporan sementara, banjir diduga dipicu oleh meluapnya Sungai Batang Sianok. Sejumlah warga menduga terdapat penyumbatan di bagian hulu sungai yang kemudian terlepas secara tiba-tiba sehingga menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke kawasan permukiman. Namun, hingga saat ini penyebab pasti banjir masih dalam penyelidikan oleh pihak terkait.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya delapan unit rumah, satu mushala, serta tiga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak. Secara keseluruhan, terdapat 11 kepala keluarga yang merasakan dampak banjir.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir membawa material lumpur yang masuk ke dalam rumah warga sehingga menyebabkan kerusakan ringan dan menghambat aktivitas masyarakat.
Sejak pagi hari, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bukittinggi bersama personel TNI, Polri, Komunitas Bencana Lokal, relawan, dan warga bergotong royong membersihkan lumpur dari rumah-rumah serta fasilitas umum agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem peringatan dini dan pemantauan kondisi sungai, terutama saat curah hujan tinggi. Warga berharap pemerintah segera mengidentifikasi penyebab luapan Sungai Batang Sianok dan mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: badan penanggulangan bencana daerah ( bpbd) kota bukit tinggi
