Kenali Tanda Hipotensi Ortostatika, Menahan Bersin Bisa Berdampak pada Kesehatan
Bahaya Menahan Besin-pinterest-pinterest: Visionworks
RADARTVNEWS.COM – Banyak orang memilih menahan bersin saat berada di tempat umum karena merasa tidak enak dengan orang di sekitarnya. Padahal, kebiasaan tersebut sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
Bersin merupakan respons alami tubuh untuk mengeluarkan debu, kuman, atau partikel asing yang masuk ke saluran pernapasan. Ketika bersin ditahan, tekanan udara yang seharusnya keluar melalui hidung dan mulut justru tertahan di dalam tubuh.
Lantas, apa saja risiko yang dapat terjadi jika seseorang sering menahan bersin?
Tekanan di Saluran Pernapasan Meningkat
Saat bersin ditahan, tekanan udara di dalam saluran pernapasan meningkat. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada telinga, hidung, maupun tenggorokan. Pada beberapa kasus, tekanan tersebut juga dapat memicu cedera ringan pada jaringan di sekitar saluran pernapasan.
Berisiko Mengganggu Telinga
Telinga terhubung dengan rongga hidung melalui saluran eustachius. Ketika tekanan akibat bersin tidak dikeluarkan, sebagian tekanan dapat mengarah ke telinga sehingga menimbulkan rasa penuh, nyeri, atau gangguan pendengaran sementara.
Tidak Membantu Mengeluarkan Partikel Asing
Tujuan utama bersin adalah membantu tubuh membersihkan saluran pernapasan dari debu, alergen, atau mikroorganisme. Jika bersin terus ditahan, proses alami tersebut menjadi tidak optimal sehingga partikel asing tetap berada di dalam saluran pernapasan.
Bagaimana Cara Bersin yang Benar?
Apabila ingin menjaga etika saat berada di tempat umum, sebaiknya jangan menahan bersin. Tutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau bagian dalam siku, kemudian segera buang tisu ke tempat sampah dan cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.
Cara sederhana tersebut dapat membantu mengurangi penyebaran kuman sekaligus menjaga fungsi alami tubuh tetap bekerja dengan baik.
Menahan bersin sesekali umumnya tidak menimbulkan masalah serius. Namun, menjadikan kebiasaan ini sebagai rutinitas bukanlah pilihan yang dianjurkan karena dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan dan telinga. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: