Tak Hanya Rabies, Ini Penyakit dari Kucing yang Bisa Menular ke Manusia

Tak Hanya Rabies, Ini Penyakit dari Kucing yang Bisa Menular ke Manusia

Ilustrasi Kucing-Magnific-

RADARTVNEWS.COM  – Kucing menjadi salah satu hewan peliharaan yang paling dekat dengan manusia. Banyak pemilik tak ragu menggendong, mencium, hingga tidur bersama Kucing kesayangannya. Namun, di balik kedekatan itu, ada sejumlah penyakit yang dapat menular dari Kucing ke manusia atau dikenal sebagai zoonosis.

Rabies mungkin menjadi penyakit yang paling dikenal masyarakat. Padahal, bukan hanya virus rabies yang perlu diwaspadai. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut kucing juga dapat membawa bakteri, jamur, maupun parasit yang berpotensi menginfeksi manusia. Meski begitu, risikonya relatif rendah apabila kucing dirawat dengan baik, rutin divaksin, dan bebas dari parasit.

Bulu kucing bukan penyebab utama toksoplasmosis

Toksoplasmosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii dan dapat menyerang manusia maupun hewan, termasuk kucing sebagai inang utama. Pada sebagian besar kasus, infeksi ini tidak menimbulkan gejala, namun jika muncul dapat berupa demam ringan, kelelahan, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Penyakit ini sering dikaitkan dengan kucing, padahal penularan lebih sering terjadi melalui kontak dengan feses kucing yang terinfeksi atau konsumsi makanan yang terkontaminasi, seperti daging yang tidak dimasak dengan baik. 

Karena itu, menjaga kebersihan tangan setelah membersihkan kotak pasir kucing menjadi langkah pencegahan penting.

Cakaran kecil bisa menjadi pintu masuk bakteri

Luka akibat cakaran kucing sering dianggap sepele karena hanya meninggalkan goresan tipis di kulit. Namun, dalam kondisi tertentu, cakaran maupun gigitan dapat menjadi jalan masuk bakteri Bartonella henselae penyebab cat scratch disease.

Penyakit ini umumnya ditandai dengan benjolan kecil di sekitar bekas luka, disusul pembengkakan kelenjar getah bening, demam, hingga tubuh terasa lemas. 

Risiko infeksi dapat dikurangi dengan segera mencuci luka menggunakan sabun dan air mengalir setelah terkena cakaran atau gigitan.

BACA JUGA:Makanan Manusia yang Ternyata Berbahaya untuk Kucing

Kurap ternyata bukan disebabkan oleh cacing

Namanya memang ringworm, tetapi penyakit ini sama sekali tidak disebabkan oleh cacing. Kurap merupakan infeksi jamur yang dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit atau bulu kucing yang terinfeksi.

Jamur juga dapat menempel pada kandang, selimut, sisir, atau perlengkapan lain yang digunakan kucing. Pada manusia, infeksi biasanya ditandai dengan ruam berbentuk lingkaran, kulit kemerahan, bersisik, dan terasa gatal sehingga sering disangka sebagai alergi biasa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: