Pemprov Lampung Perluas Program PHC, Dorong Petani Mandiri dan Produktivitas Pertanian Meningkat
Bimtek PHC yang diikuti 220 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah-Dokumentasi-Media Sosial
RADARTVNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat program pemberdayaan petani melalui Program Desaku Maju dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pupuk Hayati Cair (PHC) yang diikuti sebanyak 220 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Desa Simbar Waringin, Kecamatan Trimurjo, pada Jumat (26/6/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemanfaatan pupuk hayati cair sekaligus mendorong kemandirian petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten Lampung Tengah, I Nyoman Gunadiarsa, mengatakan sekitar 60 persen petani di daerahnya kini telah mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan pertanian secara mandiri. Menurutnya, capaian tersebut perlu terus ditingkatkan agar petani tidak lagi bergantung pada produk pertanian dari luar daerah, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Nyoman juga mengapresiasi dukungan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang telah menyalurkan bantuan PHC kepada kelompok tani di Lampung Tengah. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Deni Nardi, mewakili Kepala Dinas Elvira Umihanni, menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan program PHC menjangkau 2.000 desa hingga akhir 2026. Program ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga membangun kemampuan petani dalam memproduksi pupuk hayati cair secara mandiri dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Harga Hortikultura Naik, Nilai Tukar Petani Lampung Tumbuh 3,29 Persen pada Mei 2026
Menurut Deni, khusus di Kabupaten Lampung Tengah masih terdapat 51 desa yang akan menjadi sasaran pengembangan program tersebut. Sebelumnya, pada 2025 program PHC telah diterapkan di lebih dari 88 desa, sedangkan pada 2026 ditargetkan berkembang hingga mencakup 165 desa di wilayah tersebut.
Melalui perluasan Program PHC, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis produktivitas sektor pertanian akan terus meningkat. Selain mampu menekan biaya produksi, program ini juga diharapkan menciptakan sistem pertanian yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: pemerintah provinsi lampung