Menyambut Tahun Baru Islam Ini Amalan 1 Muharram yang Bisa di Amalkan

Menyambut Tahun Baru Islam Ini Amalan 1 Muharram yang Bisa di Amalkan

ilustrasi poster muharam -printerst-

RADARTVNEWS.COM- Pergantian tahun dalam kalender Hijriah bukan sekadar perubahan angka. Bagi umat Muslim, momen 1 Muharram adalah momentum berharga untuk melakukan refleksi diri (muhasabah) sekaligus membuka lembaran baru dengan amalan saleh.

Sebagai salah satu bulan yang disucikan (asyhurul hurum), setiap kebaikan yang kita lakukan di bulan Muharram akan mendapatkan tempat yang istimewa di sisi Allah SWT.

Jika besok sudah memasuki tanggal 1 Muharram, berikut adalah beberapa amalan utama yang bisa langsung kita praktikkkan untuk mengawali tahun dengan keberkahan:

1. Membaca Doa Awal Tahun

Memasuki hari pertama bulan Muharram, kita dianjurkan untuk memanjatkan doa awal tahun. Doa ini adalah bentuk ikhtiar dan penyerahan diri kita kepada Allah SWT.

Inti dari doa ini adalah memohon perlindungan dari godaan setan, meminta keselamatan, serta memohon bimbingan agar kita diringankan untuk melakukan amal saleh yang mendekatkan diri kepada-Nya di tahun yang baru.

doa akhir tahun sebagai berikut : 
  اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ  
Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.
Artinya: "Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."
doa awal tahun:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ  
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.   
Artinya: "Tuhanku, Kau Yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."

2. Memperbanyak Puasa Sunah

Bulan Muharram adalah waktu terbaik untuk berpuasa setelah bulan Ramadan.

Rasulullah SAW bersabda: "Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram." (HR. Muslim).

Mulai besok Anda bisa langsung memulai puasa sunah (seperti Senin-Kamis). Jangan lewatkan puncaknya nanti pada tanggal 9 Muharram (Tasu'a) dan 10 Muharram (Asyura) yang memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu.

BACA JUGA: Anak Gajah Sumatera Lahir di Tesso Nilo, Nona Seroja Jadi Simbol Harapan Baru

3. Memperbanyak Istighfar dan Bertaubat

Muharram adalah momentum hijrah—berpindah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang lebih baik.

Besok adalah waktu yang sangat tepat untuk duduk sejenak, merenungi kekhilafan setahun ke belakang, dan memperbanyak membaca istighfar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: