Tiga Gunung Api di Indonesia Timur Erupsi Pagi Ini, Warga Diminta Waspada

Tiga Gunung Api di Indonesia Timur Erupsi Pagi Ini, Warga Diminta Waspada

Ilustrasi Gunung Dukono-DataGunung Indonesia-

RADARTVNEWS.COM - Aktivitas vulkanik di Indonesia kembali menjadi perhatian setelah tiga gunung api aktif di Indonesia Timur dilaporkan mengalami erupsi pada Jumat (12/6/2026) pagi. 

Gunung Dukono di Maluku Utara, Gunung Ibu di Maluku Utara, dan Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur mengalami erupsi dalam rentang waktu yang berdekatan, sehingga otoritas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan.

Berdasarkan laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara erupsi sekitar pukul 06.15 WIT dengan kolom abu teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak. Abu vulkanik terpantau bergerak ke arah barat laut sesuai arah angin saat erupsi terjadi.

Tidak lama kemudian, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur mengalami erupsi pada pukul 07.04 WITA. Kolom abu yang dihasilkan mencapai sekitar 400 meter di atas puncak dan mengarah ke barat hingga barat laut.

Sementara itu, Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat tercatat erupsi pada pukul 07.45 WIT dengan tinggi kolom abu sekitar 400 meter di atas puncak. Sebaran abu teramati bergerak ke arah barat.

Meski terjadi pada pagi yang sama, aktivitas ketiga gunung api tersebut tidak menunjukkan adanya keterkaitan langsung. Setiap gunung memiliki karakteristik dan sistem magmatik yang berbeda sehingga aktivitasnya dipantau secara terpisah oleh petugas pengamatan gunung api.

Badan Geologi menetapkan Gunung Lewotobi Laki-laki pada Level III atau Siaga. Masyarakat serta wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi. 

BACA JUGA:Jendela ke Perut Bumi: Rahasia Tersembunyi di Balik Kawah Gunung Berapi

Adapun Gunung Dukono dan Gunung Ibu berada pada Level II atau Waspada dengan rekomendasi menjauhi area berbahaya yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait.

Masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak juga diminta menggunakan masker atau pelindung pernapasan saat terjadi hujan abu vulkanik. 

Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan partikel abu di udara.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta terus memantau perkembangan aktivitas gunung api melalui sumber resmi pemerintah.

Hingga Jumat siang, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar akibat erupsi ketiga gunung tersebut. 

Meski demikian, masyarakat di sekitar kawasan gunung api diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan dari petugas guna mengantisipasi kemungkinan perubahan aktivitas vulkanik. (*) 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: